Apa Itu
Apa Itu Ovulasi
Istilah ovulasi cukup familiar dalam proses pembuahan. Lantas, apa itu ovulasi? Berikut penjelasan selengkapnya.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), terdapat istilah ovulasi. Lantas, apa itu ovulasi?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ovulasi adalah terlepasnya sel telur dari indung telur (biasanya di antara hari ke-3 dan hari ke-17 sesudah haid).
Sementara dikutip dari Kompas.com, ovulasi adalah proses pelepasan sel telur dari indungnya.
Ovulasi biasanya terjadi di fase proliferasi.
Dalam tahapan itu, sel telur akan bergerak menuju saluran tuba falopi.
Baca juga: Apa Itu Limas Segi Empat dalam Matematika
Kemudian sel telur akan menempel di sana dan menunggu dibuahi sel sperma.
Proses tersebut merupakan waktu tersubur seorang wanita.
Ovulasi akan terjadi 14 hari sebelum hari pertama menstruasi berikutnya.
Namun, waktu ovulasi bisa terjadi hingga empat hari lebih cepat atau lebih lambat dari jadwal tersebut.
Bila ingin hamil, waktu yang paling memungkinkan biasanya bertahan dua dari delapan hari fase folikuler.
Baca juga: Apa Itu Gerhana Bulan dan Jenisnya
Dikutip dari Kompas.com, ada beberapa tanda ovulasi, di antaranya:
1. Perubahan sekret daerah kewanitaan
Sebelum ovulasi terjadi, daerah kewanitaan akan mengeluarkan cairan yang lebih banyak.
Cairan tersebut akan berwarna bening dan lebih cair.
Namun setelah ovulasi, cairan daerah kewanitaan akan terlihat lebih keruh, lebih sedikit, dan lebih kental.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-kalimat-imperatif.jpg)