Bandar Lampung
Antisipasi Kasus DBD, Dinkes Provinsi Lampung Minta Petugas Promkes Maksimalkan Jumantik
Dinas Kesehatan Provinsi Lampung meminta kepada petugas Promosi Kesehatan (Promkes) untuk memaksimalkan Jumantik (juru pemantau jentik) kendalikan DBD
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Dinas Kesehatan Provinsi Lampung meminta kepada petugas Promosi Kesehatan (Promkes) untuk memaksimalkan Jumantik (juru pemantau jentik) nyamuk untuk mengendalikan kasus DBD (demam berdarah dengue).
Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana kepada Tribun Lampung.
Reihana mengatakan, peran jumantik penting dalam upaya mengendalikan nyamuk pembawa virus DBD.
Apalagi, ujarnya, saat ini untuk pelaksanaan imunisasi vaksin DBD terkendala karena adanya pandemi Covid-19.
Pemerintah saat ini fokus pada vaksinasi Covid-19.
Baca juga: PPKM Level 3, Pemprov Lampung Batasi Semua Aktivitas Masyarakat saat Nataru
Namun, memasuki akhir tahun pihaknya akan kembali mengejar vaksinasi DBD. Karena adanya perubahan iklim yang bisa memicu meningkatnya kasus DBD.
"Maka warning ada perubahan iklim dan perlu diketahui tidak saja di Desember tetapi sepanjang tahun itu ada, " kata Reihana, Rabu (24/11/2021).
Reihana pun kembali mengingatkan petugas kesehatan untuk terus melakukan sosialisasi tentang 3 M plus dalam mengendalikan berkembangnya nyamuk pembawa virus DBD.
Dan peran jumantik, kata dia, penting untuk memantau. Dimana harapannya, setiap rumah ada satu jumantik.
“Harapan kita di setiap rumah ada jumantik, bukan orang luar yang masuk ke rumah memantai jentik nyamuk. Tapi dari anggota keluarga yang tinggal di rumah,” tegas Reihana. ( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kasus-covid-di-lampung-1.jpg)