Breaking News:

Bandar Lampung

Festival Kemilau Tapis 2021, Kain Tapis Motif Pucuk Rebung dengan Benang Emas Terjual Rp 8 Juta

Tapis berbenang emas motif Pucuk Rebung dari Kabupaten Pesawaran jadi kain tapis termahal pada Festival Kemilau Tapis 2021.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra
Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari menggunting pita pada pembukaan Festival Kemilau Tapis 2021, Rabu (24/11/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tapis berbenang emas motif Pucuk Rebung dari Kabupaten Pesawaran jadi kain tapis termahal pada Festival Kemilau Tapis 2021.

Kain tapis motif Pucuk Rebung dengan benang emas laku terjual Rp 8 juta.

"Kita jual tapis dengan harga Rp 8 juta tadi pas bersamaan ada ibu Riana datang ke stan kami,” " kata Aris penjaga stand Kabupaten Pesawaran, Rabu (24/11/2021).

“Lalu ada juga pembeli yang datang membeli tapis kami seharga Rp 8 juta ini,” ujarnya menambahkan.

Menurutnya, benang yang dipasangkan pada kain tapis itu benangnya emas dengan kualitas terbaik.

Baca juga: Kota Metro Lampung Kembali PPKM Level 1

Benang yang dipakai merupakan benang yang kuno, tidak ada dipasaran. Karenanya, harga kain tapi menjadi mahal.

"Pengerajin kain tapis ini namanya bang Ipul dari Negeri Katon Pesawaran, " terang Aris.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung Syamsurizal Ari mengatakan, Festival Kemilau Tapis ini merupakan menampilkan produk tapis dari Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung.

Harapannya, kata dia, bisa terjadi hilirisasi dari produk kerajinan lokal.

"Itu sudah menjadi amanah pak gubernur, dan ini merupakan hilirisasinya dan muaranya ke pasar untuk pemasaran," kata Syamsurizal.

Menurutnya, melalui kegiatan festival diharapkan para pelaku UMKM di Lampung memiliki ruang untuk saling bertukar informasi, serta inovasi produk.

Baca juga: Operasi Zebra Krakatau 2021, Sat Lantas Polres Tulangbawang Lampung Bagikan Masker

Kegiatan festival juga menghadirkan desainer Dididet Maulana hingga Nola Marta.

Syamsurizal mengungkapkan, ada edukasi dalam kegiatan dengan pemateri Rustam Efendi, untuk memperlihatkan kain tapis dari masyarakat Lampung.

Dalam festival ada sekira 27 stand, baik dari IWAPI hingga BI, serta juga dari Kabupaten/Kota.

Festival Tapis Lampung Tahun 2021 yang mengusung tema "Spirit of Tapis" mengandung arti bahwa melalui kegiatan festival ini dengan harapannya akan terbangun peluang pasar produk kain tapis dalam bentuk transformasi produk Tapis Lampung. 

Dari produk budaya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

Harapkan dapat mendorong semangat kecintaan dan kebanggaan kepada salah satu warisan kearifan lokal masyarakat Lampung.

"Kita bangga melihat Presiden menggunakan pakaian tumpal, itu yang menginisiasi saya.”

“Saya minta kepada beliau dan Alhamdulillah diterima, tapi diprotes kenapa bukan tapis,” kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Menurutnya,  masyarakat juga perlu untuk diberi pengetahuan tentang pakaian adat Lampung. Seperti halnya Tumpal yang merupakan pakaian untuk lelaki.

Sementara, ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal mengatakan kain tapis merupakan salah satu jenis kerajinan tradisional masyarakat Lampung yang menyelaraskan kehidupan.

Baik terhadap lingkungannya maupun sang pencipta alam semesta.

Kain tapis dianggap sebagai kain yang memiliki makna simbolis yang sangat mendalam sebagai lambang kesucian dan wujud kepercayaan kepada sang pencipta alam.

"Zaman dahulu kain tapis dipakai hanya untuk kalangan eksklusif dan digunakan dalam upacara adat Lampung yaitu Lampung saibatin dan pepadun," kata Riana 

Kegiatan Festival Kemilau Tapis Lampung Tahun 2021 akan berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 24 - 26 November 2021 di Hotel Sheraton. ( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved