Breaking News:

Muktamar NU

Maksut Candranegara Pertanyakan Keabsahan Muktamar NU Jika Diundur

Wakil Sekretaris PWNU Lampung Maskut Candranegara mempertanyakan keabsahan Muktamar NU ke-34 jika diundur.

Penulis: kiki adipratama | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Pribadi 
Maksut Candranegara pertanyakan keabsahan Muktamar NU jka diundur. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Wakil Sekretaris PWNU Lampung Maskut Candranegara mempertanyakan keabsahan Muktamar NU ke-34 jika diundur.

Menurut dia, jika Muktamar dimajukan sebelum tanggal 20 Desember 2021 secara hukum masa khitmat pengurus PBNU tetap sah karena hasil Munas dan Konbes NU menetapkan jadwal Muktamar ke-34 tanggal 23-25 Desember 2021.

"Namun bila Muktamar-34 digelar setelah tanggal 2 januari 2021 dan bila penetetapanya tidak melalui forum Munas dan Konbes NU, maka siapa yang akan menjadi penyeleggara Muktamar NU? Karena pengurus PBNU berakhir masa khidmatnya sudah habis tanggal 25 Desember 2021," kata Maksut Candranegara dikutip dari keterangan resminya, Rabu (24/11/2021).

Dia menjelasakan, waktu itu Muktamar NU ke-33 digelar di Jombang Agustus 2015, menghasilkan kepengurusan PBNU masa khidmat tahun 2015-2020.

"Selanjutnya untuk digelar Muktamar NU ke-34 diputuskan melalui forum yang bernama Munas Alim Ulama dan Konbes NU, menetapkan tempat dan waktunya yaitu di provinsi Lampung tanggal 22 Oktober 2020," jelasnya.

Akan tetapi, ungkap dia, pada awal Maret 2020 Indonesia dan seluruh dunia dilanda pandemi Covid-19 dan hingga tiba waktu untuk dilaksanakan Muktamar NU ke-34 bulan Oktober 2020 masih berlangsung  pandemi Covid-19.

Sehingga, diputuskan Muktamar diundur tahun 2021 melui forum Munas Alim Ulama dan Konbes NU.

"Pada tahun 2021 pun demikian pandemi Covid-19 masih saja berlangsung, akan tetapi setelah warga negara Indonesia sudah sebagian besar di vaksin tahap 2 maka pandemi sudah sedikit landai, untuk itu diputuskanlah Muktamar NU-34 dilaksanakan tanggal 23 - 25 Desember 2021 di Lampung," terang Maksut. 

Namun, muncul permasalahan berikutnya adalah pada saat akan dilaksanakan Muktamar bulan Desember 2021 bersanaan dengan pemerintah memberlakukan PPKM level 3 yang tidak boleh dilaksanakan kegiatan pengumpulan masa, maka harus dilakukan perubahan waktu Muktamar.

Itu menyusul pemerintah yang telah memutuskan PPKM level 3 dari tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

Baca juga: Maju Mundur Jadwal Muktamar NU, Tanggamus Tidak Masalah

"Penanggung jawab libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) Menteri Muhajir Efendi memberi tahu hal ini kepada panitia Muktamar 34 bahwa ada dua pilihan untak dapat dilaksanakan kegiatan Muktamar NU, yaitu sebelum tanggal 20 Desember 2021 atau setelah tanggal 2 Januari 2021," kata Maksut.

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved