Daun Pepaya
3 Khasiat Daun Pepaya dalam Budidaya Ikan Lele
Berikut deretan khasiat daun pepaya dalam budidaya ikan lele. Simak penjelasan selengkapnya.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Di balik rasa pahitnya yang pekat, terdapat beragam khasiat daun pepaya untuk keberhasilan budidaya ikan lele.
Manfaat tersebut didapatkan berkat kandungan senyawa aktif di dalam daun pepaya.
Berikut ini Tribunlampung.co.id merangkum beberapa khasiat daun pepaya untuk budidaya ikan lele.
1. Optimalkan pertumbuhan
Selain baik untuk kesehatan manusia, manfaat daun pepaya juga baik untuk optimalkan pertumbuhan ikan lele.
Hal tersebut pernah dibahas dalam riset ilmiah budidaya perikanan asal Universitas Mataram di tahun 2021.
Penelitian tersebut berjudul "Pengaruh Penambahan Serbuk Daun Pepaya pada Pakan untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ikan Lele".
Kegunaan atau manfaat daun pepaya itu dapat terjadi karena adanya kandungan enzim papain.
Enzim tersebut membantu mengoptimalkan proses pencernaan pada ikan lele sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan benihnya.
Selain itu, pemberian serbuk daun pepaya dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap berat ikan lele.
2. Obat stres
Khasiat selanjutnya adalah obat stres bagi ikan lele.
Biasanya, lele stres karena adanya perubahan pH air yang terjadi di kolam.
Hal ini dapat terjadi jika kolam berada di ruang terbuka.
Adapun cara mengatasinya, bisa menggunakan daun pepaya yang dirajang halus hingga mengeluarkan air.
Ampasnya kemudian ditebarkan di dalam kolam.
3. Atasi jamur parasit
Umumnya, petambak lele berhadapan dengan rendahnya daya tetas telur dan kelangsungan hidup larva lele.
Hal ini disebabkan adanya infeksi jamur dan bakteri penyebab penyakit.
Dalam hal ini, daun pepaya dapat menanggulangi permasalahan itu, bahkan dapat mengoptimalkan kelangsungan hidup dari larva lele.
Kemampuan daun bernama latin Carica papaya itu pernah dibahas dalam riset asal Universitas Mulawarman karya Gina Saptiani dkk (2016).
Proses pengujian dilakukan dengan mengubah daunnya menjadi ekstrak.
Hasilnya ditemukan di dalam kloroform daun pepaya terdapat senyawa antibakteri dan antijamur terhadap berbagai bakteri parasit, termasuk pertumbuhan bakteri Aeromonas hydrophyla.
Menurut Baskaran et al. (2012), daun pepaya mengandung senyawa alami (acetogenins annonaceous) dan jaringan rantingnya mengandung bahan antitumor dan sifat pestisida.
Hal itulah yang kemudian membantu tingkatkan kelangsungan hidup larva lele.
Simak juga beberapa khasiat daun pepaya lainnya yang tak kalah baik untuk kesehatan hewan lainnya.
1. Hambat perkembangan parasit pada kambing
Selain bermanfaat sebagai makanan, tak banyak yang tahu bahwa manfaat daun pepaya juga bisa dijadikan sebagai pakan ternak kambing.
Bahkan menurut penuturan Joko Daryatmo, S.Pt., M.P., selaku staf pengajar Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Magelang, daun pepaya efektif dalam menghambat perkembangan parasit pada kambing.
Pasalnya suplementasi daun pepaya diketahui memiliki potensi anti parasit yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan daun singkong.
Saat dilihat dari jumlah penurunan telur cacing dan oosista koksida dalam feses ternak juga menunjukkan perubahan.
Pakan ternak yang diberi tambahan daun pepaya menyebabkan turunnya jumlah parasit, yakni sebesar 10-15%.
Tak hanya itu, manfaat daun pepaya untuk pakan ternak juga ternyata bisa menaikkan bobot kambing sekitar 40%.
Pendapat Joko Daryatmoto itu muncul seusai ia melakukan penelitian untuk disertasinya yang berjudul "Potensi Nutrisi Berbagai Bahan Pakan Hijauan yang Mengandung Tanin dan Efektivitasnya Sebagai Anti Parasit dalam Mendukung Kinerja Ternak Kambing Bligon" pada 2010 silam.
Diketahui terdapat 19 bahan pakan hijauan yang kemudian dipersempit lagi untuk digunakan sebagai materi penelitian.
Dari pakan hijauan tersebut, daun pepaya menjadi salah satu daun yang terpilih.
Daun dari tanaman Carica papaya itu kemudian dites kepada 18 ekor kambing Bligon betina untuk dilihat efektivitasnya sebagai bahan pakan ternak.
Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa daun pepaya efektif menghambat perkembangan parasit pada kambing.
Cara mengolahnya mudah saja, yakni hanya perlu memotong daun pepaya menjadi ukuran kecil.
Tak hanya bisa digunakan sebagai pakan ternak, manfaat daun pepaya juga diketahui bisa dimanfaatkan sebagai pestisida untuk mengusir hama tanaman.
Hal tersebut karena di dalam getah daun pepaya terdapat kandungan enzim sisteina protease, seperti papain dan kimopapain.
Enzim tersebut dipercaya mampu menghasilkan senyawa golongan alkaloid, terpenoid, flavonoid dan asam amino non-protein yang sangat beracun bagi serangga pemakan tumbuhan, seperti ulat dan hama penghisap.
2. Menurunkan gula darah pada tikus
Satu di antara ma kegunaan daun pepaya adalah dapat menurunkan gula darah pada tikus yang mengalami hiperglikemia.
Hiperglikemia adalah suatu kondisi ketika kadar gula di dalam darah melebihi batas normal.
Dalam riset tahun 2017 asal Universitas Sam Ratulangi ditemukan hasil bahwa manfaat daun pepaya dapat turunkan gula darah pada tikus.
Kemampuannya terjadi berkat senyawa flavonoid, dan tannin yang merupakan memiliki sifat antioksidan.
Selain itu, zat aktif yang terkandung dalam daun pepaya juga berperan merangsang pelepasan insulin dari sel beta pankreas dan
pelepasan somatostatin serta menekan sekresi glukagon.
Baca juga: Manfaat Daun Pepaya, Bermanfaat untuk Meningkatan Imun dan Pertumbuhan Ikan Nila untuk Budidaya
Hal itulah yang menyebabkan sehingga daun pepaya mampu menyebabkan penurunan terhadap kadar glukosa darah pada tikus. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )
Baca ulasan daun pepaya lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/manfaat-daun-pepaya-juga-bisa-mengobati-batu-ginjal.jpg)