Breaking News:

Tanggamus

Akibat Pandemi Covid-19, Bappelitbang Tanggamus Ubah RPJMD

Pemkab Tanggamus melakukan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Bupati Tanggamus Dewi Handajani. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Pemkab Tanggamus melakukan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023.

Menurut Kepala Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan (Bappelitbang) Tanggamus Hendra Wijaya Mega, penyusunan perubahan RPJMD untuk memperbarui kebijakan pembangunan jangka menengah Tanggamus.

"Penyusunan didasari holistik, tematik, integratif dan berbasis spasial berlandaskan inovasi. Ini sebagai tindak lanjut hasil evaluasi RPJMD serta dalam rangka upaya percepatan penanggulangan dan penanganan pandemi Covid-19," kata Hendra, Jumat (26/11/2021).

Ia menambahkan, melalui perubahan RPJMD, ditetapkan kebijakan pembangunan jangka menengah yang selaras dengan perkembangan keadaan.

Itu juga sebagai pedoman penyusunan perubahan rencana kerja perangkat daerah, dan penyusunan rancangan APBD.

Baca juga: Diimingi Hadiah, 7 Bocah di Tanggamus Lampung Jadi Korban Asusila Seorang Tukang Ojek

"Pada perubahan RPJMD Tanggamus tahun 2018-2023 direncanakan penyesuaian dan restrukturisasi komposit pembentuk indikator kinerja," terang Hendra.

Ia menambahkan, pada perubahan RPJMD ditetapkan indikator makro sebanyak sembilan indikator.

Itu untuk merubah tujuan pembangunan yang sebelumnya sembilan tujuan dengan 17 indikator. Kini berubah jadi sembilan tujuan dengan sembilan indikator.

"Sedangkan untuk sasaran strategis pembangunan yang sebelumnya sebanyak 18 sasaran dengan 31 indikator. Berubah menjadi 17 sasaran dengan 25 indikator sasaran," ujar Hendra.

Menurut Bupati Tanggamus Dewi Handajani, perubahan RPJMD melibatkan seluruh unsur agar sasaran prioritas pembangunan selaras dengan pembangunan Provinsi Lampung dan nasional yang dipengaruhi pandemi Covid-19 dan kebijakan strategis lainnya.

"Kemajuan pembangunan Kabupaten Tanggamus perlu didukung dengan pemberian pelayanan bermutu dan berkualitas serta mempunyai daya saing tinggi," ujar Dewi.

Ia menambahkan, di sisi lain diperlukan juga peran serta dunia usaha dan swasta supaya turut serta mewujudkan tujuan pembangunan sesuai yang tercantum dalam RPJMD.

"Perubahan RPJMD tahyn 2018-2023 bukanlah untuk mengubah visi dan misi yang telah ditetapkan sebelumnya, tetapi melakukan penyesuaian sasaran, strategi dan arah kebijakan seperti pemulihan akibat pandemi Covid-19," terang Dewi.

( Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved