Kesehatan
Halo Dokter, Cara Menghilangkan Kutu Rambut
Seperti diketahui kutu rambut bisa menyerang siapa saja, namun paling banyak dialami oleh anak-anak.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Seperti diketahui kutu rambut bisa menyerang siapa saja, namun paling banyak dialami oleh anak-anak.
dr Desidera Husadani, Sp.DV dari Klinik Skin Rachel mengatakan, kutu rambut, yakni kutu yang terdapat pada rambut.
Kutu rambut yang terdapat pada rambut seseorang berasal dari orang lain yang rambutnya sudah ada kutu rambut.
Jadi kalau ada orang yang rambutnya ada kutu rambut, berdekatan dengan orang lain.
Kutu rambut ini bisa lompat ke rambut orang tersebut.
Bisa juga orang yang rambutnya ada kutu rambut tidur di kasur.
Saat tidur kutu rambut bisa jatuh ke kasur itu.
Tidak lama kemudian, kasur itu ditiduri orang lain.
Jadilah kutu rambut pindah ke orang itu.
"Seseorang yang ada kutu rambut pasti akan merasakan gatal di kulit kepalanya, dan akan merasakan seperti ada yang sedang berjalan atau menjalar di kulit kepala dan rambutnya," kata dr Desidera, Rabu 24 November 2021.
Baca juga: Halo Dokter, Cara Bedakan Gejala Gastritis dengan Sakit Perut Biasa
Kutu rambut tidak bisa dibiarkan, karena lama kelamaan kutu rambut ini bisa bertelur.
Kalau sudah bertelur kulit kepala bisa semakin gatal.
Selain itu juga pasti malu karena rambutnya kelihatan kotor dan jorok.
Kalau rasa gatal muncul, dr Desidera menyarankan agar jangan garuk terlalu kuat.
Apalagi kalau saat menggaruk, tangannya tidak bersih, karena bisa menyebabkan kulit kepalanya jadi bernanah karena infeksi.
Untuk mengatasi kutu rambut ini tidak cukup hanya dengan menggunakan sisir rapat atau yang sering disebut sebagai sisir kutu, karena sisir ini tidak akan bisa menyingkirkan kutu rambut dan telurnya secara menyeluruh.
Untuk mengatasi kutu rambut gunakan obat kutu yang dioleskan ke kulit kepala dan rambut, lalu biarkan selama semalaman.
Setelah itu keesokan harinya keramas dan sisir rambut dengan sisir rapat untuk menghilangkan sisa kutu rambut dan telurnya.
"Kalau kutu rambut dan telurnya tidak banyak, biasanya sekali menggunakan obat kutu sudah hilang. Tapi kalau sudah banyak karena dibiarkan dalam waktu lama perlu pengulangan dua hingga tiga kali dengan jeda waktu seminggu sekali," ujar dr Desidera.
Kutu Badan
Kebiasaan buruk tidak rajin mencuci pakaian ternyata berimbas munculnya kutu badan.
Pakaian yang berhari-hari tak dicuci menjadi rumah paling nyaman bagi kutu badan.
Lantas bagaimana cara mengobati kutu badan jika sudah terlanjur kena.
dr Desidera Husadani, Sp.DV dari Klinik Skin Rachel mengatakan, baju, celana, dan jaket yang tidak dicuci berhari-hari akan membuat kutu badan hinggap dan betah tinggal di baju, jaket, dan celana itu.
"Biasanya kutu badan akan tinggal di lipatan dan jahitan baju, jaket, dan celana itu. Selama baju, jaket, dan celana itu tidak dicuci bersih, kutu badan akan terus tinggal disitu," kata dr Desidera.
Saat kutu badan ingin menghisap darah manusia yang merupakan makanan kutu badan, maka kutu badan akan hinggap di kulit tubuh manusia.
Setelah selesai menghisap darah, kutu badan akan kembali ke baju, celana, dan jaket.
Manusia yang kulit tubuhnya dihinggapi kutu badan, akan timbul bintik-bintik merah yang terasa gatal.
Bintik merah itu semakin lama jumlahnya bisa semakin banyak dan merahnya akan semakin merah.
Bintik merah tersebut, beda dengan bintik merah karena gigitan nyamuk.
Kalau karena gigitan nyamuk tidak akan bertambah banyak dan merahnya tidak akan semakin merah.
"Jadi kalau ada bintik merah pada kulit, coba perhatikan. Kalau jumlahnya semakin banyak, semakin merah, dan gatal, segera datang ke dokter, karena khawatirnya itu karena kutu badan," ujar dr Desidera.
Jika sudah dipastikan itu adalah kutu badan, dokter akan memberikan salep untuk dioleskan di bintik merah itu.
Setelah rutin dioleskan salep selama seminggu, kutu badan akan hilang.
Selain memberikan salep, dokter juga akan meminta pasien untuk rajin mencuci semua baju, celana, dan jeketnya hingga bersih.
Sebab percuma diberikan salep tapi baju, celana, dan jaketnya tidak dicuci, karena bisa kena kutu badan lagi.
"Ketika kita mencuci bersih baju, jaket, dan celana, kutu badan yang menempel di baju, celana, dan jaket itu akan langsung hilang," ucap dr Desidera.
Kutu Kemaluan
Penyakit kutu kemaluan adalah jenis penyakit kelamin yang diakibatkan karena kutu atau serangga yang bersarang pada tubuh manusia.
Biasanya, kutu atau serangga tersebut berada di rambut kelamin manusia.
Dalam bahasa kedokteran, kutu kemaluan disebut pthirus pubis.
Sebenarnya, apa itu kutu kemaluan dan bagaimana cara obati kutu kemaluan?
Lalu, apa penyebab kutu kemaluan?
Dokter Praktik Umum di Bandar Lampung, Endang Budiati mengatakan, kutu kemaluan adalah jenis kutu yang berkembang biak di daerah alat vital manusia.
“Kutu ini hidup dengan cara mengisap darah manusia yang terjangkit, serta bisa menimbulkan infeksi karena terkena garukan akibat rasa gatal,” jelas Endang Budiati, kepada Tribunlampung.co.id. Kamis (26/12/2019).
Adapun, cara obati kutu kemaluan dengan cara membersihkan rambut di daerah alat vital.
“Sebab, kutu tersebut pasti akan terus berkembang dengan cara bertelur,” Endang Budiati.
Kutu kemaluan sengaja bersarang di tubuh manusia karena mereka hidup dengan cara mengisap darah manusia.
Hal itu membuat kutu kemaluan memberikan rasa gatal.
Namun, kutu kemaluan tidak hanya bersarang di daerah rambut kemaluan.
Mereka juga bisa berdiam di bulu ketiak, kaki, janggut, kumis, mata, alis, dada, dan punggung.
Apa gejala kutu kemaluan?
Adapun, gejala kutu kemaluan, antara lain:
1. Gejala awal ditandai dengan rasa gatal pada kulit akibat reaksi, dan memburuk saat malam hari.
Hal itu karena saat malam hari, kutu kemaluan aktif mengisap darah manusia.
2. Bintik kecil berwarna merah kebiruan pada kulit bekas gigitan.
3. Terdapat bintik cokelat pada pakaian dalam, yang merupakan kotoran kutu kemaluan.
4. Terlihat telor kutu atau kutu pada rambut-rambut tersebut.
5. Demam.
6. Peradangan dan iritasi akibat digaruk.
7. Peradangan pada mata, jika infeksi kutu kemaluan terdapat pada bulu mata atau alis.
8. Terkadang gejala-gejala kutu kemaluan tersebut tidak muncul pada sebagian penderita.
Sehingga, ia dapat menyebarkan kutu kemaluan pada orang lain tanpa disadarinya.
Bagaimana cara penularan kutu kemaluan?
Kutu kemaluan bisa menjangkit calon penderitanya melalui orang yang telah terinfeksi lewat kontak tubuh langsung.
Artinya, kutu kemaluan adalah jenis penyakit menular.
Selain itu, cara penularan kutu kemaluan bisa terjadi lewat hubungan seksual, baik saat menggunakan alat pengaman atau kondom.
Bagaimana cara obati kutu kemaluan?
kutu kemaluan dapat diobati dengan cara memakai atau mengonsumsi obat topikal.
Obat topikal untuk obati kutu kemaluan, semisal losion, krim, atau sampo antiparasit.
Di mana, obat tersebut bisa diberikan di sekujur tubuh manusia.
Kendati perlu diingat, kutu kemaluan memerlukan masa pengobatan 9 hari sampai10 hari.
Bagaimana cara mencegah kutu kemaluan?
Berikut, sejumlah cara untuk mencegah kutu kemaluan yang merupakan penyakit kelamin.
1. Hindari berbagi pakai handuk, pakaian, atau seprai dengan orang yang terinfeksi kutu kemaluan.
2. Jika terdiagnosis menderita infeksi parasit ini, ajak anggota keluarga dan pasangan untuk memeriksakan diri juga ke dokter.
3. Sebaiknya hindari melakukan hubungan seksual hingga dinyatakan telah sembuh oleh dokter.
Demikian, penjelasan penyakit kelamin apa itu kutu kemaluan dan cara obati kutu kemaluan, termasuk penyebab kutu kemaluan serta gejala kutu kemaluan.
(Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/halo-dokter-cara-mengatasi-kutu-rambut.jpg)