Badak Lampung FC

Terdegradasi, Manajemen Badak Lampung FC Lakukan Evaluasi, Coach Ruddy: Tim Tak Memiliki Winning

Badak Lampung FC harus rela berlaga di Liga 3 pada musim mendatang. Ini setelah skuat Laskar Saburai dipastikan terdegradasi dari Liga 2 musim ini.

Editor: Dedi Sutomo
Dokumentasi Badak Lampung FC
Ilustrasi Pertandingan Badak Lampung FC - Terdegradasi, Manajemen Badak Lampung FC akan Lakukan Evaluasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNGBadak Lampung FC harus rela berlaga di Liga 3 pada musim mendatang.

Ini setelah skuat Laskar Saburai dipastikan terdegradasi dari Liga 2 pada musim ini.

Badak Lampung FC harus menerima pil pahit, kala harus turun kasta ke Liga 3 pada musim depan.

Meski masih menyisakan satu pertandingan sisa menghadapi Perserang Serang, namun anak asuh coach Ruddy William Keltjes dipastikan terdegradasi ke Liga 3 untuk musim depan.

Kembali menelan kekalahan saat berlaga menghadapi RANS Cilegon dengan skor 0-2 pada laga lanjutan penyisihan di Grup B, menjadikan jalan terjal bagi Badak Lampung FC untuk bertahan.

Baca juga: Tak Bertahan di Liga 2 Badak Lampung FC Sampaikan Permohonan Maaf, Manajemen: Bukan yang Kita Mau

Kondisi Badak Lampung FC kian terpuruk, kala pada pertandingan lainnya di Grup B yang mempertemukan PSKC Cimahi menghadapi Dewa United berakhir imbang 1-1.

Badak Lampung FC pun pada akhirnya dipastikan terdegradasi ke Liga 3.

Karena, meski masih menyisakan satu pertandingan. Namun, Laskar Saburai yang baru mengkoleksi poin 4 tak lagi mampu mengejar PSKC Cimahi yang telah mengumpulkan poin 7.

Jika pun Badak Lampung FC menang pada pertandingan terakhir, secara heat to head Laskar Saburai kalah dengan PSKC Cimahi.

Coach Ruddy Sudah Lakukan Berbagai Upaya

Pelatih Badak Lampung Ruddy William Keltjes mengatakan, dirinya telah melakukan berbagai upaya untuk bisa meracik permainan skuat Laskar Saburai.

Baca juga: Mohon Maaf Masyarakat Lampung, Badak Lampung FC Terdegradasi ke Liga 3

Namun, dirinya mengaku kesulitan meski telah melakukan berbagai perubahan pada komposisi pemain.

"Sudah saya aduk-aduk. Pemain ini ganti ini, ganti ini, tapi tetap kesulitan saya disana," kata Ruddy William Keltjes dikutip dalam post match konferensi pers, Rabu (24/11/2021) lalu.

Coach Ruddy mengungkapkan, ia kesulitan untuk membentuk karakter para pemain. Karena, menurut mantan pelatih Persipura Jayapura itu, tim tidak memiliki winning.

“Jadi agak sulit untuk saya,” jelas Ruddy.

Ia menuturkan, saat laga kontra RANS Cilegon tak bisa dimaksimalkan dengan baik oleh skuad asuhannya.

Hal itu lantaran banyak pemain yang tidak on fire.

"Ya memang pemainnya banyak yang sakit, banyak yang kondisinya tidak pas untuk main 90 menit itu kesulitan saya," ujar Ruddy William Keltjes.

Dirinya masih enggan berkomentar terkait dengan kondisi Badak Lampung FC yang harus terdegradasi ke Liga 3 musim depan.

"Pertandingan belum selesai mungkin kurang etika (jika berkomentar), mungkin kalo pertandingan akhir mungkin saya bisa ngomong," kata Coach Ruddy, dikutip dalam post match konferensi pers, Rabu (24/11/2021) kemarin.

Manajemen Minta Maaf

Manajemen Badak Lampung FC menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Lampung.

Permohonan maaf itu disampaikan karena Badak Lampung harus terdegradasi dari Liga 2 ke Liga 3.

Untuk diketahui, Badak Lampung FC hanya mampu mengumpulkan 4 poin dari 9 pertandingan yang dilakoni.

Empat poin itu terdiri, satu kemenangan, satu hasil imbang, dan 7 kekalahan.

Kondisi itu membuat Badak Lampung FC berada di dasar klasemen tepatnya peringkat ke-6 Grup B dan tak mungkin lagi menyalip pesaing terdekat PSKC Cimahi dengan total 7 poin, meski masih ada satu kali lagi pertandingan.

"Manajemen turut menyampaikan permintaan maaf dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Lampung, khususnya pendukung setia Laskar Saburai," kata Media Officer Badak Lampung FC, Imam Rizaldi, Kamis (25/11/2021).

"Seluruh jajaran pemain, official, dan manajemen sudah berusaha semaksimal mungkin tapi sekali lagi ini bukan akhir dari semuanya," imbuh Imam.

Imam mengakui, peluang Laskar Saburai untuk bertahan di Liga 2 harus kandas, meski masih menyisakan 1 pertandingan saat bersua Perserang Serang.

Ia menuturkan manajemen akan melakukan evaluasi besar-besaran terkait ihwal tersebut.

"Hasil ini tentu bukan yang kita mau, tapi jelas kita harus terima semua ini dengan tangan terbuka sebagai bahan evaluasi," ujarnya.

Terkait detail evaluasi, ia belum dapat membeberkan lebih lanjut sebab masih menunggu arahan para petinggi manajemen lainnya.

"Tapi yang pasti kita tetap melakukan persiapan untuk pertandingan terakhir," sambung Imam.

Imam mengungkapkan, meski hampir dipastikan terdegradasi ke Liga 3 pada musim depan, skuad Laskar Saburai bakal tetap fokus dan tampil maksimal kontra Perserang Serang.

"Kita tetap fokus untuk merebut poin di laga terakhir, meskipun poin itu sudah tidak berpengaruh lagi. Cuma kita masih ingin memberikan permainan menarik dan enak ditonton," ujar Imam.

Akan Tampil Maksimal Lawan Perserang

Badak Lampung FC akan menampilkan pertandingan yang semaksimal mungkin saat melawan Perserang Serang.

Meski pertandingan melawan Perserang Serang tak merubah nasib Badak Lampung FC yang akan turun kasta di Liga 3 pada musim depan.

Menanggapi Laskar Saburai akan mengalami kembali degradasi untuk yang kedua kalinya, pihak Manajemen sampaikan permohonan maaf.

Sebagaimana diketahui peluang Badak Lampung  FC bertahan di Liga 2 kandas.

Hal ini lantaran Badak Lampung FC menjadi penghuni terakhir dengan perolehan poin yang sedikit di kelasemen Liga 2.

Badak Lampung FC pun harus kembali merasakan pahitnya terdegradasi dalam kompetisi sepak bola.

Laskar Saburai dipastikan akan berada di Liga 3 untuk pertandingan musim depan.

Kekalahan dari  RANS Cilegon dengan skor 0-2 pada pekan ke-9 Grup B Liga 2 2021, menjadi pertandingan penentu Badak Lampung FC terdegradasi.

"Manajemen turut menyampaikan permintaan maaf dan mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Lampung, khususnya pendukung setia Laskar Saburai," kata Media Officer Badak Lampung FC, Imam Rizaldi, Kamis (25/11/2021).

"Seluruh jajaran pemain, official, dan manajemen sudah berusaha semaksimal mungkin tapi sekali lagi ini bukan akhir dari semuanya," imbuh Imam.

Imam mengakui, peluang Laskar Saburai untuk bertahan di Liga 2 harus kandas, meski masih menyisakan 1 pertandingan saat bersua Perserang Serang. 

Dari total 9 pertandingan yang telah dimainkan, skuad asuhan Ruddy Keltjes hanya mampu mengumpulkan 4 poin dengan rincian satu kemenangan, satu hasil imbang, dan 7 kekalahan.

Hasil tersebut membuat Badak Lampung FC berada di posisi didasar klasemen tepatnya peringkat ke-6 Grup B dan tak mungkin menyalip pesaing terdekat PSKC Cimahi dengan total 7 poin, itu meski kedua tim sama-sama tinggal menyisakan satu pertandingan di Liga 2 2021.

Imam menuturkan manajemen akan melakukan evaluasi besar-besaran terkait ihwal tersebut.

"Hasil ini tentu bukan yang kita mau, tapi jelas kita harus terima semua ini dengan tangan terbuka sebagai bahan evaluasi," ujarnya.

Terkait detail evaluasi, ia belum dapat membeberkan lebih lanjut sebab masih menunggu arahan para petinggi manajemen lainnya.

"Tapi yang pasti kita tetap melakukan persiapan untuk pertandingan terakhir," sambung Imam.

Imam mengungkapkan, meski hampir dipastikan terdegradasi ke Liga 3 pada musim depan, skuad Laskar Saburai bakal tetap fokus dan tampil maksimal kontra Perserang Serang.

"Kita tetap fokus untuk merebut poin di laga terakhir, meskipun poin itu sudah tidak berpengaruh lagi. Cuma kita masih ingin memberikan permainan menarik dan enak ditonton," ujar Imam.

Balafans Tetap Setia

Balafans tetap akan setia bersama Badak Lampung FC jika mesti turun kasta.

Hal tersebut merupakan sikap supporter Laskar Saburai untuk tetap bersama Badak Lampung FC.

Sebagaimana diketahui Badak Lampung FC terus menuai kekalahan dalam laga di Liga 2 2021.

Akibatnya, Badak Lampung FC diambang degradasi.

Sebagaimana diketahui saat ini posisi Badak Lampung FC berasa di dasar klasemen Grup B Liga 2 2021.

Dalam 9 kali pertandingan Badak Lampung FC hanya mampu mengumpulkan 4 poin.

3 poin didapat saat menang 4-1 dari Perserang diputaran pertama.

Kemudian, 1 poin lagi didapat saat menahan imbang 1-1 Persekat Tegal diputaran pertama.

Jumlah 4 poin tersebut membuat peluang degradasi sangat terbuka Bagi Laskar Saburai.

Masih ada kemungkinan Badak Lampung FC bisa lolos dari zona degradasi.

Itu tergantung dari hasil pertandingan PSKC Cimahi vs Dewa United.

PSKC Cimahi berada di posisi klasemen kelima dengan 6 poin.

Jika PSKC Cimahi bisa memenangkan pertandingan melawan Dewan United, maka dipastikan Badak Lampung FC degradasi.

Sebab, Badak Lampung FC tidak mungkin mengejar 9 poin yang dimiliki PSKC Cimahi jika menang dari Dewa United.

Badak Lampung FC maksimal hanya bisa mengumpulkan 7 poin dengan sisa satu pertandjngan terkahir melawan Perserang.

Koordinator Lapangan Balafans Kori Andrian tak membantah hal tersebut.

Kemungkinan Badak Lampung FC turun kasta ke Liga 3 sangat besar.

Kendati demikian, Balafans tetap akan bersama Badak Lampung FC.

"Turun kasta ke Liga 3 sekalipun kamu akan tetap bersama Badak Lampung FC, " kata Kori Andrian, Selasa.

Dia menuturkan, Balafans akan tetap setia bersama Badak Lampung FC. 

Baca juga: Badak Lampung FC Terdegradasi ke Liga 3, Balafans Tetap akan Setia Bersama Laskar Saburai

Itu sudah menjadi sikap supporter Laskar Saburai.

"Kami tetap setia mendukung Badak Lampung FC, " ujar Kori.

Diketahui,  pertandingan Liga 2 2021, terbagi menjadi 5 grup.

Masing-masing grup dihuni oleh 6 tim. Seusai regulasi,  Tim yang berada di posisi dasar klasemen hingga pertandingan selesai terpaksa harus turun kasta ke Liga 3 alias degradasi.

Sementara dua tim teratas akan menjadi tim promosi ke Liga 1. Untuk 3 tim lainnya akan tetap bertahan di Liga 2.

( Tribunlampung.co.id / Kiki Adipratama )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved