Breaking News:

Muktamar NU

Mustasyar NU Lampung Alzier Ingatkan Muktamar Tak Boleh Dipolitisasi

Sang Mustasyar NU Lampung Alzier Dianis Thabranie geram  melihat maju mundur polemik Muktamar ke-34 NU.

Penulis: kiki adipratama | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Pribadi
Alzier Dianis Thabranie. Mustasyar NU Lampung Alzier ingatkan Muktamar tak boleh dipolitisasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Sang Mustasyar NU Lampung Alzier Dianis Thabranie geram  melihat maju mundur polemik Muktamar ke-34 NU.

Anak Kandung Tokoh NU Lampung Thabranie Daud ini kecewa seakan tak percaya hajat besar NU justru menuai polemik akibat kepentingan politik semata.

"NU itu organisasi keagamaan tidak boleh terpolitisasi hanya menjadi alat kepentingan jabatan semata," kata Alzier kepada Tribunlampung.co.id, Sabtu (27/11/2021).

Tokoh Politisi Lampung ini menduga maju mundurnya Muktamar ditenggarai oleh dua faksi yang terpolarisasi.

Faksi Calon Ketua umum PBNU KH Said Aqil Siradj dan faksi Gus Yahya Cholil Staquf.

Baca juga: Muktamar NU di Lampung, UIN Raden Intan Lampung Siapkan Ballroom Berkapasitas 2.500 Orang

Menurutnya, akibat kepentingan dua faksi tersebut Muktamar ke-34 NU di Lampung masih belum jelas.

"Seharusnya kan mereka bisa ngobrol baik-baik, musyawarah bagaimana untuk NU yang lebih baik kedepan. Jangan malah seperti ini sehingga berdampak buruk pada kepengurusan NU dibawah," jelas Mantan Ketua DPD I Golkar Lampung ini.

Meski seorang politisi, Alzier menegaskan dia tak peduli dengan peta konstelasi politik dari kedua kandidat tersebut yang berkembang di internal NU.

Dia hanya berharap NU bisa mengakomodir seluruh kepentingan ummat dan bisa lebih baik lagi.

"Saya netral saya tidak mau melibatkan apapun, yang pasti saya hanya ingin NU ini bisa lebih baik lagi kedepannya," kata Alzier.

Baca juga: Persiapan Muktamar NU di Lampung, M Nuh Cek UIN Raden Intan

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved