Breaking News:

Pencurian di Lamteng

Warga Rumbia Lamteng Kaget Pagi Hari Temukan Gembok Warung dalam Keadaan Rusak 

Aksi pencurian diketahui oleh korban Suryanto saat dirinya hendak membuka warungnya sekitar pukul 06.00 WIB. Suryanto terkejut karena gembok kunci p

Penulis: syamsiralam | Editor: soni
tribun lampung/ syamsir alam
Barang bukti gembok warung yang dirusak oleh pelaku. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH -  Aksi pencurian diketahui oleh korban Suryanto saat dirinya hendak membuka warungnya sekitar pukul 06.00 WIB.

Suryanto terkejut karena gembok kunci pintu warungnya sudah dalam kondisi terbuka, pintu warung pun sudah dalam kondisi terbuka.

"Pintunya sudah terbuka. Gembok untuk menguncinya juga sudah dalam kondisi dirusak, tercongkel dan sudah berada di atas tanah," terang Suryanto.

Saat melihat ke dalam warung, korban mendapati puluhan bal rokok berbagai merek sudah raib dari dalam etalase warung.

"Rokok di dalam etalase hampir semuanya diambil, jumlahnya puluhan bal," ujarnya.

Selain itu, barang-barang dagangan saya yang lainnya seperti minyak sayur, susu dan sembako lainnya juga turut raib dicuri oleh pencuri.

Atas kejadian pencurian yang dialaminya, korban kemudian melakukan pelaporan kepada pihak Polsek Rumbia.

Baca juga: Polsek Padang Ratu Lampung Tengah Amankan Pelaku Pencurian Buah Sawit di PTPN VII

Diancam 7 Tahun Penjara 

Setelah lebih kurang satu bulan, kasus pencurian di salah satu warung milik seorang warga di Kampung Rukti Basuki, Kecamatan Rumbia, berhasil diungkap pihak Polsek Rumbia.

Satu orang pelaku berinisial RDS (28) warga Rumbia berhasil diamankan di kediamannya, Selasa (16/11/2021) lalu sekitar pukul 03.00 WIB.

Kaposek Iptu Eko Heri Susanto mendampingi Kapolres Lampung Tengah AKBP Oni Prasetya menjelaskan, penangkapan RDS berkat laporan korban Suryanto, 19 Oktober 2021 lalu.

"Korban melaporkan sejumlah barang dagangannya di dalam warung seperti rokok puluhan bal dan sembako dicuri seseorang," kata Eko Heri Susanto, Senin (29/11/2021).

Dari laporan korban polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara."Pelaku masuk ke warung korban dengan cara merusak gembok dan kunci pintu warung. Aksi itu ia lakukan dini hari sekitar pukul 03.00 WIB," jelas Kapolsek.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya, pelaku RDS dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved