Badak Lampung FC

Balafans Kecewa Berat Badak Lampung FC Dibubarkan

Koordinator lapangan Balafans Kori Andrian mengatakan, nasib tim ini tak ubahnya dengan Perseru Badak Lampung.

Penulis: kiki adipratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Dokumentasi
Balafans kecewa berat Badak Lampung FC dibubarkan. 

Dari 10 laga yang dimainkan, Roni Rosadi dkk hanya menang sekali dan imbang sekali.

Delapan pertandingan sisanya berakhir dengan kekalahan.

Badak Lampung FC pun menempati peringkat terakhir dengan koleksi empat poin saja.

Di Grup B, Dewa United dan Cilegon United yang berhak lolos ke babak delapan besar.

Badak Lampung FC sendiri harus rela turun kasta ke Liga 3.

Menurut Roni, terdegradasi bukanlah hasil yang diharapkan para pemain.

"Ya kami dari pemain tentunya sangat menyayangkan hasil kompetisi ini. Kami mohon maaf, kami sudah berusaha semaksimal mungkin," kata Roni Rosadi, Sabtu (4/12/2021).

Di sisi lain, Roni menyoroti kompetisi Liga 2 2021 yang tak ubahnya seperti turnamen.

Roni menuturkan serangkaian pertandingan dimainkan di musim ini tak ubahnya seperti turnamen dan tidak layak disebut kompetisi.

Pasalnya, enam tim dalam setiap grup bertemu dua kali di lapangan yang sama.

"Ini seperti turnamen. Karena dengan enam tim di grup, harus ada satu terdegradasi. Dengan kesempatan masing-masing 10 pertandingan. Apalagi sistemnya pertandingan dengan home tournament," imbuh dia.

Menurutnya, sistem kompetisi tersebut sangat memberatkan Badak Lampung FC dan peserta Liga 2 lainnya.

"Ini agak gimana gitu. Bukan kami beralasan, tapi memang situasi grup ini sangat berat," lanjut Roni.

Dibubarkan

Badak Lampung FC resmi dibubarkan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved