Berita Terkini Artis

Mantan Artis FTV Kini Jualan Batagor, Punya Suami Bule

Mantan artis FTV kini jualan batagor setelah menikah dengan bule. Sosok artis bernama Nanda Gita, dulu kerap terlihat di televisi.

Penulis: Virginia Swastika | Editor: Ridwan Hardiansyah
Instagram/@nandagita16
Ilustrasi Nanda Gita dan keluarga. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Mantan artis FTV kini jualan batagor setelah menikah dengan pria asal Belanda. Ia pun menetap di negara asal suaminya, tepatnya di Kota Utrech.

Sosok artis bernama Nanda Gita, dulu kerap terlihat di televisi.

Ia kerap tampil membintangi FTV dan sinetron.

Namun, ia kemudian memilih untuk mengundurkan diri dari dunia entertainment.

Keputusan itu diambil setelah menikah dengan seorang bule.

Baca juga: Artis Dinikahi Bule lalu Ikut Suami, Kini Rela Jualan Batagor

Dari pernikahannya itu, Nanda Gita dikaruniai seorang putri cantik bernama Hasya.

Bagaimana kabar Nanda Gita sekarang?

Nanda Gita kini aktif menjadi YouTuber.

Ilustrasi Nanda Gita.
Ilustrasi Nanda Gita. (Instagram/@nandagita16)

Bukan itu saja, ia juga kini jualan batagor di Negeri Kincir Angin.

"Assalamualaikum teman-teman onlineku, mohon maaf seminggu ini mama Hasya full dan lumayan lelah bun, maklum newmom dengan segudang pekerjaan yg itu-itu aja (emoticon tertawa)," tulis Nanda Gita di Instagram (13/12/2021).

Baca juga: Nikita Mirzani Malah Girang Ada Petisi Boikot, Sudah Ditandatangani 186 Ribu Orang

"Tapi alhamdulillah weekend ini sedikit recharge energi dan insya Allah siap memulai orderan lagi."

"Setelah diteror dengan pertanyaan batagor di sana sini baiklah akan mama Hasya buatin ya kloter kedua di awal minggu ini."

"Silakan komentar di bawah mau order berapa porsi, per porsi 8 Euro ya bun isi 7 stukjes (pcs) plus bumbu kacang. Ongkir seluruh Belanda 7.25 Euro," tambahnya.

Disebutkan olehnya, orderan batagor terbatas dan saat ini diutamakan untuk warga setempat yang berada di Belanda.

"Saat ini yg diutamakan di dalam negeri dulu ya bun (Belanda) dan orderan terbatas ya bun, yg penting ada cuanisasi tambahan tapi anak dan suami harus tetap prioritas utama," jelasnya.

Kendati demikian, ibu satu anak itu juga mengatakan warga Indonesia lainnya yang memiliki keluarga di Belanda bisa ikut memesan bila tertarik.

Baca juga: Artis Tak Lagi Syuting Sinetron Kini Jadi Tim Dasteran di Rumah dan Tak Lelah Cari Uang

"Untuk teman-teman di Indonesia yg mau kirimin orang tersayang di Belanda batagor juga bisa. Bayar bisa rupiah/euro ya bun," tulisnya lagi.

"Semangaaaatt!!! Yuk bisa yuk berkarya dari rumah, lebih baik sedikit daripada nol," lanjutnya.

Ilustrasi Nanda Gita dan keluarganya.
Ilustrasi Nanda Gita dan keluarganya. (Instagram/@nandagita16)

Sebagai penutup, pemain sinetron ABG Jadi Manten itu memberikan informasi mengenai cara pengambilan pesanan batagor yang dijualnya.

"Opsi lain bisa pickup di rumah aku atau kita ketemuan di Utrecht centraal station/di mall Hoong Catherijne ya hari jumat tgl 17 desember," tutup Nanda Gita.

Selain batagor, sebenarnya Nanda Gita juga pernah berjualan menu lainnya.

Di antaranya lontong sayur, siomay, cumi asin, dan masih banyak lagi.

Bahkan, usaha tersebut sudah lama ia tekuni sejak tiga tahun yang lalu.

"Gak terasa sudah mau 3 tahun mulai jualan masakan untuk tetangga di Belanda, dari dulu awalnya gak ada orang Indonesia yang order, semuanya orang Belanda," katanya.

"Ini salah satu video lama aku tahun 2019. Semangat yuk bun berkarya lagi di dapur mengumpulkan pundi-pundi cuan. Insta Allah mama Hasya juga mua lebih rajin jualan lagi nih," ujar Nanda Gita di Instagram (8/11/2021) lalu.

Bukan hanya berjualan makanan, bahkan artis peran yang telah membintangi sejumlah FTV sejak berusia 17 tahun itu pernah mengumpulkan pundi-pundi uangnya dengan menjadi pengasuh anak.

Baca juga: Artis Dinar Candy Mengaku Berpacaran dengan Pemain FTV Ridho Illahi

"Sekarang ini aku on the way, mau jemput anak tetangga pulang sekolah."

"Ini kerja aku, jemput, ajak main, dan jaga mereka," tuturnya dikutip dari kanal YouTube Inces Bolang.

Meski kerap merasa direpotkan oleh cuaca dingin, Nanda Gita selalu membawa anaknya saat bekerja.

"Ya Allah gini amat ya hidup," tuturnya sembari tertawa.

"Tapi enggak apa-apa guys, jangan mengasihani diri sendiri. Harus bersyukur, okay?"

"Pekerjaan apapun, jangan gengsi. Kita enggak makan gengsi teman-teman," sambungnya.

Nanda Gita juga kerap memberikan pesan penyemangat untuk para wanita yang harus mengurus anak dan membantu suami mencari nafkah.

"Pada video aku ingin memberikan semangat terutama untuk para ibu, para wanita calon ibu, para istri, dan calon istri,"  ujar ibu satu anak itu.

"Menjadi wanita adalah sebuah kodrat yang sangat mulia. Karena dengan keadaan apapun kita dituntut untuk menjadi multitasking. Kita adalah sekolah utama anak-anak kita," sambungnya.

"Teman-teman aku harap dengan melihat video ini dapat menguatkan kita, wanita di seluruh dunia. Kita semua memiliki perjuangan yang berbeda tapi hanya satu tujuan yaitu mendapatkan berkah dari Tuhan dan semesta.'

"Teruskan berusaha, terus bertahan, jangan lupa sisihkan doa dalam setiap aktivitas yang akan kita lakukan," tambah Nanda Gita.

Hidup merantau di negeri orang juga memberikan pengalaman yang cukup berat baginya.

Bahkan ia pernah mengaku sempat ingin mengakhiri hidupnya tersebut lantaran merasa tak memiliki teman di sana.

"Aku hidup dengan bipolar disorder tipe 2, dimana aku hidup dengan mood swing yang cukup ekstrem."

"Yang terjadi sama aku saat ini adalah aku butuh pertolongan."

"Aku enggak baik-baik aja, karena aku ngerasa sangat moody, sensitif, cepat tersinggung, nangis tanpa ada sebab yang jelas." ujar Nanda Gita.

Nanda Gita pun mengaku butuh psikiater, namun di Belanda harus melalui pengantar dari dokter umum.

Tak hanya itu, proses menunggu untuk bisa bertemu psikiater yang harus dilakukan Nanda Gita juga tak sebentar.

Hal itu pula yang menyebabkannya terpikirkan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari apartemen.

"Kenapa aku sampai ngerasa separah itu? Karena waktu itu aku enggak bisa ngajar yoga di sini."

"Gajinya enggak seberapa dibandingkan sama yang harus aku lakukan di studio."

"Mereka memberhentikan kelas aku, karena kelasnya enggak stabil," terang Nanda Gita.

Nanda Gita pun sempat bekerja di berbagai pekerjaan agar mendapatkan kesibukan.

Bahkan ia pernah kerja di katering Indonesia yang ada di Belanda.

"Aku pernah kerja di katering Indonesia. Aku berusaha untuk PD-PD-in aja handle customers."

"Bosnya itu jahat sampai aku keluar dari katering setelah 3 bulan," ujar Nanda Gita.

"Aku kerja di restoran capek banget, pulangnya malam, naik sepeda, dingin."

"Terus udah gitu aku jagain anak, aku jadi nanny," imbuhnya.

Namun kini, Nanda Gita bisa kembali menjalani aktivitasnya dan melakukan hobi barunya, yakni jualan makanan untuk para tetangga.  ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved