Lampung Selatan

BPBD Lampung Selatan Turunkan Alat Berat Urai Banjir di Desa Rangai Tritunggal

Dulkahar menjelaskan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas PU untuk menurunkan alat berat.

Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
Kepala BPBD Lampung Selatan Dulkahar. BPBD Lampung Selatan turunkan alat berat urai banjir di Desa Rangai Tritunggal. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menerjunkan alat berat untuk urai banjir di Desa Rangai Tritunggal.

Hujan yang cukup lebat disertai angin kencang yang terjadi beberapa hari ini membuat rumah-rumah di Desa Rangai Tritunggal, dan menyebabkan akses ke desa tersebut terputus.

Kepala BPBD Lampung Selatan Dulkahar menjelaskan pihaknya akan menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke kebanjiran Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung tersebut.

"Kami sedang melakukan langkah-langkanya lebih lanjut untuk mengurai dampak banjir yang ada di Desa Rangai Tritunggal itu," kata Dulkahar, Jumat (17/12/2021).

"Insyallah hari ini kami tim TRC dan alat berat diterjunkan untuk mengurai banjir yang ada di desa tersebut," jelasnya.

Dulkahar menjelaskan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas PU untuk menurunkan alat berat.

"Kami sudah minta ijin kepada Dinas PUPR Lampung Selatan untuk meminjam alat beratnya untuk mengurai banjir di Desa Rangai Tritunggal tersebut," katanya.

"Saat ini, alat berat tersebut sedang dalam perjalan menuju ke lokasi banjir," jelasnya.

Dulkahar menjelaskan Tim Reaksi Cepat (TRC) dibentuk atas intruksi Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dalam Rakor pada bulan November 2021 lalu.

Tujuan TRC ini untuk membantu menangani bencana.

"Alhamdullah, rencana pembentukan TRC langsung ditindak lanjuti oleh Asisten I yang memimpin rapat kemarin. Tim tersebut terbentuk dari beberapa OPD terkait," kata dia.

"Nantinya TRC tersebut akan bekerja secara tim. Dan diminta secara cepat dapat mengambil langkah-langka saat terjadi bencana," jelasnya.

Dulkahar menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir untuk waspada dan tetap tenang, sebab pada bulan Desember intensitas hujan akan tinggi.

"Kami mengimbau kepasa masyarakat Lampung Selatan, khusus yang tinggal di daerah rawan banjir dan bencana untuk waspada. Namun tetap tenang. Sebab kita sedang memasuki musim penghujan," katanya

"Ini setiap tahun terjadi, tinggal bagaimana kita dapat mengantisipasi bencana tersebut," tukasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved