Breaking News:

Modus Pencurian Pecah Kaca Mobil di Kota Metro, Uang Rp 120 Juta Raib

Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Kota Metro. Uang senilai Rp 120 juta raib digondol pencuri.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: taryono
dok
Mobil Pajero Sport B 2570 SBR korban pencurian dengan modus pecah kaca di kota Metro. 
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Kota Metro.
Uang senilai Rp 120 juta raib digondol pencuri.
Korban Sonny Samantha menceritakan, aksi pencurian terjadi saat Mobil Pajero Sport B 2570 SBR miliknya parkir di kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas UPTD Pengairan Kota Metro sekira pukul 12.30 WIB, Senin (20/12/2021).
Ia menjelaskan, kejadian hanya berkisar lima menit saat dirinya turun dari mobil dan bertemu dengan rekannya.
"Kejadian itu sekitar jam 12.30 WIB. Sebelum itu saya ke Bank Lampung jam 9 pagi, antre, sekitar jam 11 baru keluar dari bank," terangnya.
Selanjutnya ia pergi ke Bank Eka untuk mengecek saldo.
Mobil diparkir di halaman bank Eka.
Lalu bertolak menuju Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Lampung yang berada di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Metro untuk transfer.
"Di Bank Eka dan Bank Lampung aman. Terus saya ke SD 7 Metro Pusat untuk teken BKP karena mau akhir tahun dan alhamdulillah saya parkir di pinggir jalan juga aman. Setelah itu saya mau menuju rumah, ditelpon sama rekan di UPTD Pengairan. Saya diminta ke sana untuk urus pencairan," terangnya.
Sesampainya di TKP, ia memarkir kendaraan dan menemui rekan.
Sekitar lima menit kemudian, ada yang memberi tahu jika mobil Pajero kacanya pecah.
"Saya langsung cek, ya mobil saya. Ada satu saksi yang melihat aksi para pelaku. Jadi ada yang lagi di parkiran nunggu istrinya, itu dengar suara pecahan kaca dan melihat tapi setengah takut," imbuhnya.
Menurut saksi, terus Sonny, pelaku berjumlah dua orang menggunakan motor jenis Sonic atau Satria FU warna hitam.
Atas kejadian itu, pria yang berprofesi sebagai pengacara tersebut mengalami kerugian uang senilai Rp 120 juta.
"Duit itu saya taruh dalam plastik hitam di bawah jok mobil Rp 120 Juta. Sudah buat laporan polisi. Saya berharap aparat dapat segera mengungkap para pelaku dan menjatuhi hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku," tuntasnya.
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved