Muktamar NU

Muktamar NU 2021, Presiden Jokowi Peringatkan NU Soal Sikap Hadapi Peradaban Dunia

Dalam sambutannya di Muktamar ke-34 NU, Presiden Jokowi beri peringatan kepada NU dan masyarakat terkait dengan sikap dalam menghadapi peradaban dunia

Penulis: Virginia Swastika | Editor: Reny Fitriani
Facebook Tribun Lampung
Ilustrasi Presiden Joko Widodo. Muktamar NU 2021, Presiden Jokowi Peringatkan NU Soal Sikap Hadapi Peradaban Dunia 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo telah resmi membuka acara Muktamar ke-34 Nadhlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Darussa’adah, Lampung Selatan, hari ini, Rabu (22/12/2021).

Sebelum resmi membuka acara, RI 1 itu memberi peringatan kepada NU serta masyarakat dalam menyikapi peradaban dunia.

Pasalnya hal tersebut berkaitan dengan pesan Mark Zuckerberg, pemilik perusahaan Facebook kepadanya beberapa tahun yang lalu.

Dikatakan olehnya, Zuckerberg pernah memperingati Jokowi terkait dengan kemunculan metaverse.

Metaverse diketahui merupakan bagian dari internet yang dibuat menyerupai dunia nyata.

"Lima tahun yang lalu saya ingat betul saya bertemu sama pemilik Facebook yang namanya Mark Zuckerberg. Saya diajak saat itu main pingpong, tapi tidak ada bola pingpongnya, tidak ada meja pingpongnya."

"Pakai kacamata oculus dan main bermain bersama. Sama kayak main pingpong 100 persen, keringatan juga. Dan dia membisikan kepada saya 'Presiden Jokowi ini baru awal. Nantinya semuanya akan virtual, semuanya akan muncul yang namanya metaverse'."

"Hati-hati menyikapi ini dan NU karena di dalamnya temanya berkidhmat di dalam peradaban dunia, hati-hati memang peradaban itu memang harus kita pengaruhi agar kemaslahatan bagi umat manusia di seluruh dunia, khususnya di negara kita Indonesia," kata Jokowi dalam sambutannya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat dapat bersiap dalam menghadapi kecanggihan peradaban dunia, tak terkecuali terkait dengan keberadaan metaverse.

Pasalnya, menurutnya, metaverse kelak akan mengubuah kehidupan manusia di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

"Nanti semuanya dakwah virtual, pengajian virtual, tetapi betul-betul kayak kita bertemu seperti ini, bukan seperti sekarang yang masih vi-con (video conference)."

"Metaverse akan mengubah semuanya, saya nggak tahu apakah karena pandemi ini akan dipercepat menjadi lima tahun, sepuluh tahun, tapi pasti datang."

"Oleh sebab itu kita semuanya harus siap dan kita bersama-sama NU untuk peradaban dunia, Indonesia sekarang juga menjadi G20 juga ingin mempengaruhi kebijakan-kebijakan yang berpihak pada negara-negara kecil, negara-negara berkembang, kepada negara kepulauan dalam segala hal."

"Utamanya dalam hal digitalisasi, iklim, dan ekonomi hijau," tambahnya.

Di samping itu Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga turut memperingatkan mengenai ancaman varian virus Covid-19 terbaru, yakni Omicron.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved