Berita Terkini Nasional

3 Oknum Anggota TNI yang Buang Handi dan Salsabila Terancam Penjara Seumur Hidup

Tiga oknum anggota TNI yang buang Handi dan Salsabila terancam penjara seumur hidup dan kini sudah dipecat Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
Ilustrasi prosesi pemakaman Handi Saputra di Kampung Cijolang, Desa Cijolang, Garut, Jawa Barat, Minggu (19/12/2021) dini hari. Tiga oknum anggota TNI yang buang Handi dan Salsabila terancam penjara seumur hidup dan kini sudah dipecat Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -- Tiga oknum anggota TNI yang buang Handi dan Salsabila terancam penjara seumur hidup dan kini sudah dipecat Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

Diketahui, ketiga oknum anggota TNI AD itu, menjadi tersangka setelah diduga membuang sejoli seusai ditabrak di Nagreg.

Ketiganya merupakan oknum militer berpangkat satu orang kolonel dan dua orang kopral.

Karir ketiganya dipastikan hancur.

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah memerintahkan untuk memecat ketiganya.

Baca juga: Sosok 3 Oknum Anggota TNI AD, Pelaku yang Buang Sejoli Seusai Ditabrak di Nagreg

Diketahui, pihak kepolisian akhirnya mengungkap tiga orang yang diduga membuang mayat sepasang kekasih yang mereka tabrak di Nagreg, Jawa Barat.

Kecelakaan tersebut merenggut korban dua remaja, Handi Saputra dan Salsabila.

Para pelaku membawa kedua korban kecelakaan Nagreg ke dalam mobil dan menunjukkan gelagat seolah-olah akan membawa para korban ke rumah sakit.

Menurut laporan wartawan Tribunjabar.id dari Garut, saksi mata memaparkan ciri-ciri pelaku, termasuk gaya penampilannya.

SI, seorang saksi, mengatakan, ada tiga orang yang terlihat berada di dalam mobil yang menabrak korban.

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Perintahkan Oknum Anggota TNI AD Penabrak Sejoli Dipecat

Ketiga orang itu berpenampilan rapi seperti orang yang sedang berdinas.

"Ada tiga orang, penampilannya rapi seperti orang yang sedang berdinas. Nada bicaranya bukan orang sini," kata SI pada 19 Desember lalu.

Menurut saksi, ketiga orang itu mengangkat tubuh kedua korban dan mengatakan akan dibawa ke rumah sakit.

"Kata orang yang berdiri itu bilang, ayo cepat masukkan ke mobil bawa ke rumah sakit," kata SI.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved