Berita Terkini Nasional

VIRAL Emak-emak Mengamuk ke Sekelompok Pemuda, Diduga Jual Obat Terlarang

Satu video viral di media sosial memperlihatkan aksi puluhan emak-emak mengamuk ke sekelompok pemuda.

Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Noval Andriansyah
Tribunnews.com
Satu video viral di media sosial memperlihatkan aksi puluhan emak-emak mengamuk ke sekelompok pemuda. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Satu video viral di media sosial memperlihatkan aksi puluhan emak-emak mengamuk ke sekelompok pemuda.

Insiden tersebut viral di media sosial pada Minggu (26/12/2021).

Video emak-emak marah-marah ke sekelompok pemuda tersebut terjadi di sebuah rumah, di Desa Karang Getak, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi.

Informasi yang dihimpun, puluhan emak-emak berang lantaran sekelompok pemuda itu jual obat-obat terlarang.

Obat-obatan terlarang tersebut dijual dengan kedok toko kosmetik di Desa Karang Getak, Kecamatan Sukawangi.

Baca juga: VIRAL Sejoli Dihukum Merangkak di Parit Seusai Digerebek Warga Berbuat Asusila

Seorang warga bernama Parmi membenarkan kejadian tersebut.

Para warga yang mayoritas emak-emak awalnya mencurigai sebuah toko kosmetik yang sering dikunjungi oleh pemuda.

"Ya awalnya kami curiga, kok toko kosmetik yang datang membeli malah kebanyakan cowok-cowok," kata Parmin di lokasi, Senin (27/12/2021).

Seorang warga kemudian bertanya kepada seorang pembeli yang baru saja keluar dari toko kosmetik tersebut.

Para emak-emak kemudian mendatangi toko kosmetik tersebut dan melakukan penggrebekan.

Beberapa orang penjual kemudian dibawa warga ke rumah kepala desa.

"Yang beli mah bukan warga sini, beda desa. Terus langsung kita samperin tokonya," ujarnya.

Warga membawa serta puluhan plastik berisi obat-obatan terlarang siap edar beserta uang ratusan ribu rupiah.

Petugas kepolisian yang mendatangi lokasi kejadian langsung mengamankan para penjual.

Video Tribunlampung.co.id / Wahyu Iskandar

Sumber: Tribun bekasi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved