Bandar Lampung

Ribuan Mahasiswa Unila Mengundurkan Diri di Sepanjang 2021, Sebagian Terdampak Pandemi

Universitas Lampung (Unila) mencatat ada ribuan mahasiswa mengundurkan diri selama pandemi Covid-19 tahun 2021.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Ilustrasi - Rektorat Unila. Unila mencatat ada ribuan mahasiswa mengundurkan diri selama pandemi Covid-19 tahun 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Universitas Lampung (Unila) mencatat ada ribuan mahasiswa mengundurkan diri selama pandemi Covid-19 tahun 2021.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Rektor Unila bidang Akademik Prof Heryandi, Minggu (2/1/2021).

Ia mengatakan, penyebab mahasiswa mengundurkan diri tersebut beragam.

"Setiap hari itu saya menandatangani mahasiswa yang mengundurkan diri. Yang mengundurkan diri ada yang ngaku mau istirahat, pindah, tidak sanggup lagi," jelasnya.

Selain mengundurkan diri, ada juga mahasiswa yang drop out (DO).

Jumlahnya mencapai seribuan. Heryandi mengatakan, DO ada dua jenis.

Pertama, karena persoalan akademiknya dan kedua karena tidak bisa bayar uang kuliah tunggal (UKT).

Meski begitu, Prof Heryandi mengatakan, pihak Unila telah banyak memberi bantuan terkhusus yang terkendala pembayaran akibat pandemi Covid.

Namun katanya, ada juga mahasiswa yang sudah tidak membayar UKT, tidak juga mengurus KRS, sehingga terkena DO.

Ada pula mahasiswa pasrah dengan keadaan. Padahal, terusnya, mahasiswa bisa melapor ke Unila jika ada persoalan ekonomi.

Baca juga: Harga Telur Masih Tinggi, Warga Bandar Lampung Ganti Lauk Tempe

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk mahasiswa yang di-DO, telah mendapat peringatan beberapa kali.

Namun, mahasiswa tidak melakukan langkah tindaklanjut, sehingga Unila melakukan DO.

Lebih lanjut Heryandi mengatakan, ada pula mahasiwa yang tidak registrasi dan mengisi KRS. Sementara peraturan Dikti saat ini, mahasiswa itu harus registrasi.

"Jika tidak registrasi, datanya akan ditutup. Unila tidak bisa buka data itu, kecuali memang kesalahan administrasi dari Unila. Jika tidak registrasi maka akan menggangu sistem dan 3 kali diumumkan pra DO ada pengumuman di setiap fakultasnya, " kata Heryandi.

Ia mengatakan, saat ini maksimal masa mukim mahasiswa sebanyak 14 semester atau 7 tahun.

"Lebih dari itu sudah kelewatan, kalau rajin masuk perkuliahan 4 tahun itu paling lama," kata dia.

Ingin Jadi Badan Hukum

Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof Karomani menyatakan, pihaknya telah mengusulkan secara resmi agar Unila menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).

Pengajuan berkas telah dilakukan pertengahan Desember 2021 ke Kemendikbud Ristek.

Hal tersebut diungkapkannya dalam konferensi pers dengan tema “Refleksi Akhir Tahun 2021” di GSG Unila pada Kamis 30 Desember 2021.

Dalam kesempatan itu, Prof Karomani mengatakan, di tahun 2022, diharapkan Unila dapat melakukan berbagai lompatan prestasi dan segera bertransformasi menjadi perguruan tinggi lebih mandiri dengan menjadi PTNBH.

Menurutnya, apabila Unila menjadi PTNBH maka ia ingin menggandeng berbagai investor untuk pembangunan fasilitas.

Seperti, asrama, hotel, apartemen, dan mall yang terintegrasi, sehingga bisa menaikkan pendapatan Unila.

“Saya bercita-cita nanti kalau sudah resmi peraturan pemerintahnya, maka segera saya akan menggandeng berbagai investor untuk masuk ke Unila,” ujarnya didamping dua juru bicara Nanang Trenggono dan Kahfie Nazaruddin.

Prof Karomani juga menargetkan, pendapatan Unila tahun 2022 masuk di atas Rp 400 miliar di luar pembangunan fasilitas-fasilitas yang direncanakan sebelumnya. Ia pun meyakini, jika Unila menjadi PTNBH pendapatannya akan melompat naik.

“Kalau mau Unila cepat melesat, maka harus segera PTNBH, dan kita sudah usulkan PTNBH. Mudah-mudahan nanti bisa membawa dampak kemajuan untuk Universitas Lampung,” katanya.

Sementara Nanang Trenggono menyampaikan beberapa hal terkait dua perhelatan besar skala nasional yang diselenggarakan di Unila.

Yakni sebagai salah satu tempat penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU di Lampung dan Sarasehan Nasional Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB).

Lalu Kahfie menambahkan berbagai pencapaian terbaru Unila di antaranya kerja sama dengan dua universitas internasional yaitu NSTU NETI dan Monash University, 15 besar peringkat UI GreenMetric, dan peraihan sertifikasi manajemen lingkungan ISO 1400001: 2015.

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved