Kesehatan

Halo Dokter, Kulit Kusam: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kulit kusam adalah salah satu kondisi yang sering dialami banyak orang, terlebih kaum perempuan.

Tayang:
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
dr Amelica Oksarani. Kulit Kusam: Penyebab dan Cara Mengatasinya 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Kulit kusam adalah salah satu kondisi yang sering dialami banyak orang.

Untuk mengatasi kulit kusam, dokter akan memberikan rangkaian skincare untuk mengatasinya. 

Owner Amora Skin Clinic dr Amelica Oksariani, M Biomed (AAM) mengatakan namun sebelum memberikan rangkaian skincare dr Amelica akan bertanya apakah pasien orang yang rajin atau tidak. 

"Kalau rajin saya akan memberikan rangkaian skincare lengkap. Tapi kalau tidak rajin ya lebih baik saya berikan skincare berupa krim siang, krim malam, dan sabun," kata dr Amelica. 

Selain skincare, dokter juga akan menyarankan pasien untuk melakukan tindakan peeling.

Bisa home peeling maupun peeling yang dilakukan di klinik kecantikan yang salah satunya adalah chemical peeling satu bulan sekali. 

Peeling itu fungsinya adalah untuk eksfoliasi yakni mengangkat sel kulit mati yang sudah menumpuk pada lapisan kulit paling atas.

Penumpukan sel kulit mati merupakan salah satu penyebab kulit kusam

Penyebab penumpukan sel kulit mati adalah karena pengelupasan kulit yang seharusnya terjadi dengan sendirinya setiap 21-28 hari, tidak terjadi karena berbagai kondisi. 

Selain penumpukan sel kulit mati, kulit kusam juga bisa disebabkan oleh kolagen yang menurun akibat penambahan usia, dan paparan sinar matahari terus menerus tanpa menggunakan sunscreen. 

Baca juga: Halo Dokter, Dampak Penyuntikan Botox yang Tidak Tepat

Selain itu kulit kusam dapat juga disebabkan suka makan makanan manis, merokok, minum minuman beralkohol, dan begadang.

Kulit kusam pun dapat disebabkan kesalahan penggunaan skincare seperti penggunaan skincare yang tidak tepat, urutan penggunaan skincare yang tidak benar, menggunakan skincare di waktu yang tidak tepat, dan sering ganti skincare.

Sering ganti skincare sampai sekarang masih dilakukan banyak orang.

Diantara mereka yang suka ganti skincare ada yang karena berharap bisa mendapatkan hasil instan suatu skincare.

Padahal hasil skincare tidak ada yang instan.

"Mereka tidak tahu kalau sering ganti skincare bukannya hasil instan yang didapatkan, tapi justru kulitnya menjadi kusam," urai dr Amelica. 

Kulit kusam berbeda dengan kulit gelap.

Kulit gelap terjadi karena penumpukan pigmen melanin.

Sedangkan kulit kusam adalah kulit yang tampak tidak cerah dan tidak bercahaya. 

Kulit kusam dapat terjadi pada kulit gelap maupun putih.

Kulit kusam bisa terjadi bersamaan dengan kulit kering.

Namun kulit kering belum tentu terjadi bersamaan dengan kulit kusam, karena bisa saja kulit kering terjadi karena faktor genetik yang artinya sejak dilahirkan kulitnya sudah kering.

Selain itu kulit kusam juga bisa disertai dengan kulit bersisik, iritasi, dan pori-pori yang lebar.

(Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved