Lampung Selatan
Tambang Batu Pakai Bom, Puluhan Rumah di Lampung Selatan Retak-retak
Hal itu mengakibatkan sejumlah rumah warga tiga dusun di Desa Kali Asin, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan mengalami kerusakan.
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sejumlah warga di perbatasan Bandar Lampung dan Lampung Selatan mengeluhkan dampak aktivitas tambang batu yang diduga menggunakan bahan peledak.
Hal itu mengakibatkan puluhan rumah warga tiga dusun di Desa Kali Asin, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan mengalami kerusakan.
Selain menyebabkan bangunan rumah retak, penggunaan bahan peledak jenis dinamit ini menimbulkan kebisingan dan polusi udara berupa debu.
Karena itu, warga berharap pemerintah segera bertindak dan memberikan sanksi kepada perusahaan yang mengebom gunung batu dengan dinamit tersebut.
Baca juga: Sosok Ayah Taqy Malik, Pengusaha Tambang yang Dituding Paksa Istri Berhubungan Menyimpang
Sejumlah warga yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan, pengeboman gunung batu tersebut dilakukan oleh PT Batu Makmur.
Menurutnya, aktivitas tambang batu di wilayah tersebut sudah berlangsung sejak lama.
"Kami jelas merasa terganggu dengan suara ledakan itu. Karena suara yang dihasilkan dari pengeboman itu sangat besar," kata warga sekitar, Kamis (20/1/2022).
Warga lainnya mengungkapkan kondisi rumahnya yang retak dan hingga kini belum ada perbaikan dari pihak perusahaan tambang batu tersebut.
Menurutnya, pihak perusahaan sudah bersedia memberikan kompensasi dari dampak pengeboman tersebut.
Namun sampai saat ini belum terealisasi.
"Katanya bakal ada kompensasi, tapi belum ada ini. Infonya sudah ada yang dapat berupa bantuan beras 5 kilogram," kata dia.
Warga berharap aktivitas tambang batu tersebut tidak lagi menggunakan bahan peledak.
Pasalnya, warga mengkhawatirkan dampak lainnya yakni tanah longsor.
Menurutnya, sejumlah warga takut melakukan upaya sendiri untuk menghentikan pengeboman tersebut.
Terlebih warga tidak bisa memaksakan kehendak demi menghindari konflik dengan pihak pengelola tambang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Tambang-Bom.jpg)