Lampung Selatan
Oknum Kades Selingkuh dengan Istri Sekdes di Lampung Selatan, Warga Sebut Seperti Layangan Putus
Aksi tak terpuji oknum kades selingkuh dengan istri sekdes terjadi di Way Sulan, Lampung Selatan. Warga menyebutkan ini seperti serial Layangan Putus.
Kebetulan sang Sekdes tidak ada di rumah lantaran mengikuti kegiatan di luar desa.
Saat itu oknum Kades N sempat berusaha kabur melalui jendela kamar.
Namun usaha oknum Kades tersebut tidak berhasil karena warga sudah mengepung sekitaran rumah.
Warga pun mengarak keduanya menuju ke balai desa setempat,
Mengetahui kejadian tersebut, polisi dari Polsek Katibung langsung datang dan memediasi warga agar tidak keributan.
Polisi kemudian mengamankan dan membawa keduanya ke Polsek Katibung.
"Malam saat kejadian kami menerima laporan dari warga. Katanya mereka sedang mengamankan kades yang berselingkuh. Ketika kami datang keduanya sudah dibawa ke balai desa. Kami mencoba memediasi warga agar tidak terjadi keributan," kata Kapolsek Katibung AKP Aos Kusni Palah, pada Sabtu (5/2/2022).
"Kemudian sekitar jam 3 keduanya kita bawa ke polsek. Untuk mengetahui lebih jelas kejadian pada malam tersebut," jelasnya.
Aos mengatakan saat setelah keduanya dibawa ke Polsek Katibung, keluarga dari kedua belah pihak sudah mendatangi Polsek Katibung.
"Setelah keduanya berada di polsek, barulah kami menghubungi pihak keluarga mereka masing-masing. Tak lama kemudian keluarga dari kedua belah pihak datang, dan berunding," jelasnya.
"Lalu ditemuilah kata sepakat keduanya akan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Tidak akan saling tuntut di kemudian hari. Dan keduanya telah kita kembalikan kepihak keluarga masing-masing," pungkasnya.
Diarak Warga
Seorang oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Way Sulan Lampung Selatan digerebek warganya sendiri karena diduga sedang melakukan perselingkuhan dengan istri sekdesnya.
Camat Way Sulan, Munir membenarkan peristiwa pengerebekan yang dilakukan warga kepada salah satu oknum Kades di kediaman Sekdes.
"Iya dua hari lalu, tepatnya kamis (3/2/2022) malam. Warga berbondong-bondong mendatangi rumah Sekdes karena diduga ada perselingkungan antara kades dengan istrinya Sekdes. Ternyata benar. Lalu keduanya dibawa ke balai desa untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Munir, pada Sabtu (5/2/2022).