Konflik Rusia Ukraina

Pesan Membara Andriy Shevchenko, Legenda AC Milan Minta Warga Ukraina Bersatu

Pesan membara Andriy Shevchenko, legenda AC Milan minta warga Ukraina bersatu melawan serangan yang dilancarkan Rusia.

AFP / Sergei SUPINSKY
Ilustrasi orang-orang terlihat di luar area tertutup di sekitar sisa-sisa peluru di sebuah jalan di Kyiv Kamis (24 Februari 2022). Pesan membara Andriy Shevchenko, legenda AC Milan minta warga Ukraina bersatu melawan serangan yang dilancarkan Rusia. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -- Pesan membara Andriy Shevchenko, legenda AC Milan minta warga Ukraina bersatu melawan serangan yang dilancarkan Rusia.

Diketahui, kawasan Eropa Timur sedang bergejolak dengan adanya konflik Ukraina-Rusia.

Baru-baru ini, Rusia melakukan pergerakan super agresif yang merongrong kedaulatan Ukraina.

Gejolak Ukraina-Rusia inipun tak luput dari perhatian mantan striker legendaris AC Milan, Andriy Shevchenko.

Untuk diketahui, Andriy Shevchenko adalah mantan pesepak bola top dunia yang berkewarganegaraan Ukraina.

Baca juga: Penyebab Serangan Militer Besar-besaran Rusia ke Ukraina Terungkap

Shevchenko barangkali tahu dirinya memiliki pengaruh yang cukup kuat di negara.

Terlepas dari statusnya sebagai mantan politisi di Ukraina, pengaruhnya sebagai eks pesepak bola yang mengharumkan nama negara masih lebih hebat.

Sheva mencoba memanfaatkan pengaruh yang ia miliki untuk menyuarakan apa yang sedang terjadi di tengah konflik Ukraina-Rusia.

Eks rekan setim Ricardo Kaka ini menyuarakan pendapatnya melalui media sosial Twitter.

Ia membuat cuitan terkait pentingnya persatuan di Ukraina saat ini.

Baca juga: Gagal Mendarat, Pesawat Penumpang Dilaporkan Hilang Kontak di Timur Rusia

Pria yang kini berusia 45 tahun itu juga mengaku bangga menjadi warga negara Ukraina.

"Ukraina adalah tanah air saya! Saya selalu bangga kepada warga dan negara saya," cuit Shevchenko dalam Twitternya.

"Kami sudah melalui banyak masa-masa sulit, dan dalam 30 tahun terakhir kami telah menyatu sebagai sebuah negara!"

"Hari ini adalah waktu yang sulit untuk kami semua."

"Tapi, kami harus bersatu! Dalam kesatuan, kami akan menang! Jayalah Ukraina!" sambungnya.

Andriy Shevchenko sendiri memang seorang pesepak bola fenomenal pada masanya.

Selama berkarier di AC Milan, ia tampil dalam 322 pertandingan.

Selama membela Rossoneri, Sheva mencetak 175 gol.

Setelah itu, ia sempat berkelana ke Liga Inggris bersama Chelsea.

Namun, karier singkatnya di London tak berjalan mulus.

Ia cuma mencetak 22 gol dari 77 penampilan.

Pada bulan November 2020 lalu, ia kembali ke tanah Italia untuk menjadi pelatih Genoa.

Sayangnya, nasib malang tak mau pergi darinya.

Ia hanya bertahan tiga bulan saja di sana.

Tepatnya pada Januari 2022 lalu, ia didepak dari kursi kepelatihan Genoa.

Penyebab Rusia Serang Ukraina

Sebelumnya, terungkap akhirnya penyebab serangan militer besar-besaran Rusia ke Ukraina yang terjadi pada Kamis (24/2/2022).

Kekhawatiran dunia benar-benar terbukti.

Rusia akhirnya  melakukan serangan militer besar-besaran ke Ukraina, Kamis (24/2/2022).

Pekan lalu, tanda-tanda serangan militer itu telah digaungkan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy.

Dia meminta warga Ukraina untuk mengibarkan bendera negara dari gedung-gedung dan menyanyikan lagu kebangsaan secara serempak pada Rabu (16/2/2022).

Hari ini, Presiden Rusia Vladimir Putin mengerahkan balatentara menyerang sejumlah kota di Ukraina.

Suara sirine di sejumlah kota termasuk Ibu Kota Kiev terdengar meraung-raung.

Ledakan keras dari senjata militer Rusia membumi hanguskan sejumlah instalasi militer Ukraina.

Data sementara 8 warga Ukraina meninggal dunia. Diperkirakan korban terus bertambah dan ribuan orang telah mengungsi.

Lalu apa sebenarnya pangkal persoalan antara Rusia dengan Ukraina?

Apa yang menyebabkan Rusia menyerang Ukraina?

Berikut ulasannya

Seperti diketahui, wilayah yang sekarang disebut Ukraina, Rusia, dan Belarusia adalah bagian dari Kievan Rus.

Kievan Rus adalah negara adidaya abad pertengahan yang berpusat di tepi Sungai Dnieper, hampir 1.200 tahun yang lalu.

Namun  Rusia dan Ukraina memiliki bahasa, sejarah dan politik yang berbeda.

Presiden Rusia Vladimir Putin  telah berulang kali mengklaim bahwa Rusia dan Ukraina adalah "satu", bagian dari "peradaban Rusia" yang juga mencakup negara tetangga Belarusia.

Sementara itu, Ukraina menolak klaim Putin tersebut.

Ukraina mengalami dua revolusi pada 2005 dan 2014.

Keduanya menolak supremasi Rusia.

Ukraina malah mencari jalan untuk bergabung dengan Uni Eropa dan NATO (North Atlantic Treaty Organization) atau Pakta Pertahanan Atlantik Utara.

Putin pun sangat marah dengan kemungkinan adanya pangkalan NATO di perbatasannya jika Ukraina bergabung dengan aliansi tersebut.

Sebab NATO adalah aliansi militer yang didirikan lantaran persaingan blok Barat dengan Uni Soviet dan sekutunya pasca-Perang Dunia II.

Anggota NATO diisi negara-negara sekutu Amerika seperti Inggris.

Konflik Rusia dan Ukraina 2014

Konflik Rusia dan Ukraina sebenarnya telah terjadi sejak 2014.

Saat itu, Ukraina menggulingkan presiden  yang pro-Rusia yakni Viktor Yanukovych.

Pelengseran Yanukovych menyebabkan konflik dalam pemerintahan Ukraina yang terbagi menjadi dua golongan yaitu pendukung Uni Eropa dan pendukung Rusia.

Putin pun menggunakan kekosongan kekuasaan untuk mencaplok Krimea dan mendukung pemberontakan dari golongan separatis atau pendukung Rusia di provinsi tenggara Donetsk dan Luhansk.

Campur tangan Rusia atas permasalahan Ukraina didasarkan pada kepentingan politik dan ekonomi.

Letak geopolitik Crimea yang strategis ingin dimanfaatkan Rusia untuk memperkuat pengaruh di kawasan Eropa Timur dan Timur Tengah.

Konflik Rusia dan Ukraina tersebut berubah menjadi perang terpanas di Eropa.

Serta telah menewaskan lebih dari 13.000 orang dan jutaan orang mengungsi.

Saat konflik Rusia dan Ukraina tahun 2014, militer Ukraina kekurangan perlengkapan dan demoralisasi, sementara pemberontak memiliki “konsultan” dan persenjataan Rusia.

Namun pada konflik Rusia dan Ukraina saat ini, Ukraina jauh lebih kuat secara militer dan ribuan sukarelawan yang membantu mengusir separatis siap untuk melakukannya lagi.

Ukraina membeli atau menerima persenjataan canggih dari Barat dan Turki, termasuk rudal Javelin yang terbukti mematikan bagi tank separatis.

Serta drone Bayraktar yang memainkan peran penting dalam perang tahun lalu antara Azerbaijan dan Armenia.

Sementara itu, Ukraina telah mendorong pembangunan domestik dan produksi senjata beberapa di antaranya sama efektifnya dengan persenjataan Barat.

Dimensi ekonomi konflik Rusia dan Ukraina

Terlepas dari alasan ideologis dan politik, ada dimensi ekonomi dibalik konflik Rusia dan Ukraina.

Putin telah mati-matian memaksa Ukraina menjadi anggota dalam blok perdagangan bebas yakni Uni Ekonomi Eurasia (EAEC) yang didominasi Rusia.

Uni Ekonomi Eurasia (EAEC) menyatukan beberapa negara bekas Republik Soviet dan secara luas dipandang sebagai langkah pertama untuk mereinkarnasi Uni Soviet.

Dengan populasi 43 juta dan hasil pertanian dan industri yang kuat, Ukraina seharusnya menjadi bagian terpenting dari EAEC setelah Rusia, tetapi Ukraina menolak untuk bergabung.

Mengacu pada teori ekonomi model Paul Krugman, untuk menciptakan pasar swasembada, seseorang membutuhkan populasi sekitar 250 juta.

Sehingga, Ukraina dan Uzbekistan (dengan populasi 34 juta) perlu dimasukkan dalam "reinkarnasi Uni Soviet" tersebut.

Itu sebabnya ada perang geo-politik permanen di sekitar negara-negara ini termasuk memicu konflik Rusia dan Ukraina. Ekonomi Ukraina tenggelam setelah memutuskan hubungan dengan Rusia, yang pernah menjadi mitra ekonomi terbesarnya.

Tetapi tujuh tahun setelah konflik, resesi berakhir, karena harga dunia untuk biji-bijian dan baja sebagai ekspor utama Ukraina mulai meroket sehingga memulihkan kondisi ekonomi Ukraina.

Itulah penjelasan mengenai ada apa dengan Rusia dan Ukraina serta penyebab konflik Rusia dan Ukraina.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved