Bandar Lampung

Kasus Covid-19 di Lampung Terus Bertambah, Kini Tembus 61.454 Orang

Saat ini kasus Covid-19 di Lampung bertambah 941 orang, hingga totalnya menjadi 61.454 orang. Jumlah tersebut terus meningkat.

Tayang:
Editor: Kiki Novilia
Kompas.com
Ilustrasi - Kasus Covid-19 di Lampung Terus Bertambah, Kini Tembus 61.454 Orang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Saat ini kasus Covid-19 di Lampung bertambah 941 orang, hingga totalnya menjadi 61.454 orang.

Berdasarkan informasi dari akun Instagram Dinas Kesehatan Lampung @dinkeslampung, pada Kamis (24/2/2022), terdapat 8 kasus meninggal dunia dan totalnya menjadi 3.898 orang.

Sedangkan yang selesai isolasi bertambah 405 orang dan kini menjadi 48.477 orang.

Sementara itu, jumlah masyarakat Lampung yang sudah divaksin untuk tahap pertama 87,86 persen atau sudah 5.838.336 orang.

Tahap kedua 61,53 persen atau 4.088.589 orang dan tahap ketiga sudah 144.646 orang atau 2,21 persen.

Baca juga: Perkembangan Kasus Covid-19 di Lampung, Kembali Ada Penambahan 971 Kasus Positif Baru

Totalnya sasaran vaksinasi di Lampung mencapai 6.645.226 orang.

Zona Oranye

Sebanyak 12 kabupaten/kota di Lampung berstatus zona oranye Covid-19.

Sementara sisanya, 3 kabupaten berzona kuning.

Hal ini berdasarkan data Satgas Covid-19 Lampung per Rabu (23/2/2022).

Baca juga: Kasus Covid-19 di Lampung Bertambah 941 Orang

Zona oranye adalah daerah dengan risiko sedang kasus Covid-19, zona kuning untuk risiko rendah.

Sementara, jika berzona merah berarti daerah tersebut memiliki kasus Covid yang tinggi atau berisiko tinggi Covid-19 dan zona hijau berarti tidak ada kasus Covid-19.

Adapun 3 daerah berzona kuning itu yakni Kabupaten Lampung Timur, Tulangbawang Barat, dan Tanggamus.

Sementara sisanya, berzona oranye.

Sehari sebelumnya atau Selasa (22/2), hanya Kota Bandar Lampung saja yang berzona oranye.

Sementara 14 kabupaten/kota lain berzona kuning.

Namun kondisi itu berubah drastis pada Rabu dengan 12 daerah berzona oranye dan 3 zona kuning.

Sampai Rabu, kasus Covid di Lampung memang masih tinggi.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung dr Reihana mengatakan, kasus Covid terus bertambah karena memang pemerintah menggencarkan tracing, tracking, dan testing.

Sehingga kasus yang ditemukan juga banyak.

Dengan penambahan kasus baru tersebut, total kasus Covid di Lampung menjadi 60.513 orang.

Namun bukan cuma kasus Covid saja yang bertambah.

Jumlah warga yang meninggal akibat Covid juga bertambah 4 orang sehingga totalnya menjadi 3.890 orang.

Sementara jumlah warga yang sembuh dari Covid juga terus bertambah pada Rabu.

Yakni sebanyak 206 orang, sehingga total warga yang sudah sembuh dari Covid sebanyak 48.072 orang.

Sebelumnya Reihana mengatakan, banyaknya kasus Covid saat ini karena adanya varian Omicron.

Sebab, varian ini 3 sampai 6 kali lebih cepat menyebar dari virus varian lainnya.

Untuk tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid di RS rujukan masih relatif rendah yakni 28 persen.

Untuk oksigen dan obat-obatan juga tersedia dengan cukup.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur dr Nanang Salman Saleh mengatakan, Covid sudah banyak menyebar di rumah sakit hingga perkantoran.

"Sekarang paparan Covid-19 banyak di perkantoran, puskesmas, dan di rumah sakit, sehingga cukup mengganggu pelayanan," kata Nanang, Rabu.

Namun, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan.

"Tapi kita harus tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, walaupun kondisinya banyak yang terpapar," ujarnya.

Menyikapi naiknya kasus covid-19 dan untuk mencegah penyebaran kasus lebih tinggi lagi, Nanang menyampaikan harus ada kerjasama antar pihak.

"Kita harus lebih ekstra meningkatkan social distancing pada masyarakat. Harus ada kerjasama dengan instansi TNI-POLRI, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, dan dibantu masyarakat agar tetap menerapkan Protokol kesehatan" katanya.

Selain menerapkan pola hidup sehat dan menerapkan protokol kesehatan, ia juga meminta seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi.

( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra / Yogi Wahyudi )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved