Bandar Lampung
Visi Kultural Tetap Berlanjut, Keluarga Alumni UKMBS Unila Segera Deklarasikan Diri
Sebuah kegiatan bertajuk Deklarasi Keluarga Alumni UKMBS (Unit Kegiatan Mahasiswa Bidang Seni) Unila atau KAULA akan digelar pada hari Minggu (27/2)
"Termasuk mendorong kebijakan publik yang yang lebih berpihak pada seni dan budaya," ungkapnya sebagaimana rilis yang diterima Tribun Lampung, Jumat (25/2/2022).
Lanjutnya, tidak menutup kemungkinan Kaula juga akan melakukan advokasi kebijakan seni di Lampung, memperkuat pengelolaan pengetahuan dan jaringan, dan lain sebgainya.
Sejalan dengan Chepy, Erwin Putu Basai, seniman musik dan seorang akademisi ini, mengharapkan Kaula mampu berperan sebagai fasilitator dan dinamisator untuk mewujudkan misi-misi kulturalnya.
Tak hanya itu Kaula akan aktif menghimpun ribuan alumni yang tersebar di berbagai kabupaten kota di provinsi Lampung.
"Jika semua bisa terhimpun tentu akan menjadi kekuatan yang lumayan besar bagi kehidupan berkebudayaan di Provinsi Lampung," ucap Budi Lpg.
“Kita harus nengah nyappur, harus sakai sambayan, harus satu visi, makanya perlu ada wadah bagi alumni yang sekarang masih tercerai berai ini, untuk kumpul, lalu dapat berperan secara aktif dan turut berkontribusi membangun ranah kultural di Lampung,” imbuh seniman yang juga praktisi politik ini.
Menurutnya jika sudah terhimpun, akan lebih mudah untuk menggalang dan mengelola pengetahuan dan sumber daya manusianya.
"Termasuk membuat program kegiatan yang bersifat teknis atau mendorong kehadiran kebijakan publik tentang seni-budaya, memperluas jejaring, dan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan yang selama ini bersinggungan dengan kebudayaan di Lampung," tegasnya.
Sementara Topan Santoso, satu di antara alumni yang aktif menggelar event musik menambahkan bahwa upaya menghidupkan ekosistem seni mesti segera dilakukan.
"Jika tidak, orang-orang yang selama ini mendukung keberlanjutan ekosistem seni terancam hilang, baik di level pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum," terangnya.
Santos mengharapkan Kaula secara aktif berkontribusi menjaga agar ekosistem seni di Lampung tidak habis, itu tantangan besar.
"Jika habis, akan sulit untuk memulai lagi. Sembari menunggu jadwal koordinasi, tim kecil sudah mulai dibentuk, termasuk payung hukumnya. Menginventarisir kebutuhan-kebutuhan alumni dan menurunkannya nanti dalam bentuk program," tuturnya.
"Serta yang juga tak kalah pentingnya, bagaimana kemudian memetakan potensi sumber daya manusia yang ada. Hal yang paling ditunggu-tunggu yakni masukan-masukan dari alumni yang belum terhimpun," tambah Santos.
Terpisah, Febrian Malik Arrozaq, ketua UKMBS Unila periode 2021/2022 menyambut baik kehadiran Kaula.
"Keberadaan Kuala secara langsung maupun tidak akan mempengaruhi geliat UKMBS di masa mendatang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Keluarga-Alumni-UKMBS-Unila-deklarasikan-diri.jpg)