Pesawaran
Toko Bangunan di Teluk Pandan Pesawaran Terbakar Akibatkan Kerugian Rp 1 Miliar
Sebuah toko bangunan di Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran terbakar pada Rabu (23/3/2022) kemarin, sekira pukul 17.30 WIB.
Tribunlampung.co.id, Pesawaran – Sebuah toko bangunan di Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran terbakar pada Rabu (23/3/2022) kemarin, sekira pukul 17.30 WIB.
Peristiwa tersebut sempat menghebohkan warga Desa Gebang di Kecamatan Teluk Pandan.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Namun, kerugian dalam peristiwa kebakaran toko bangunan tersebut ditaksir hingga mencapai miliaran rupiah.
Kapolsek Padang Cermin Iptu Apri Sampanuju mengungkapkan, peristiwa kebakaran itu diketahui oleh saksi Koptu Madi yang pada saat itu melintas di depan toko.
Baca juga: Toko Bangunan di Pesawaran Lampung Tekor Rp 1 Miliar Gara-gara Amukan Si Jago Merah
Baca juga: Komnas PA Nilai Perlakuan Keluarga Faisal pada Gala Sky Sangat Baik
"Melihat ada kumpulan asap yang berada di toko bangunan, setelah itu saksi memeriksa ke dalam toko dan melihat kobaran api," ujar Apri, Rabu malam.
Saksi ingin membantu memadamkan api. Akan tetapi dikarenakan di Toko Bangunan ada gas, saksi tidak berani mendekati toko tersebut.
Setelah itu saksi langsung menelepon saudara dari pemilik toko bangunan.
Apri mengungkapkan, api dapat dipadamkan setelah dibantu petugas Damkar Padang Cermin sekira pukul 19.45 WIB.
Akibat kejadian kebakaran itu, korban mengalami kerugian materiil berupa seluruh barang yang diperjual belikan di Toko Bangunan.
Bila ditafsir kerugian tersebut senilai Rp. 1.000.000.000.
Dua Ruko di Pasar Bandare Sribhawono Terbakar.
Api melalap Pasar Sadar Bandar Sribhawono, Dusun I Desa Sadar Sriwijaya, Kecamatan Bandar Sribawono Kabupaten Lampung Timur.
Baca juga: Dua Ruko Pasar Sadar Bandar Sribhawono Lamtim Dilalap Si Jago Merah
Baca juga: Disdik Bandar Lampung: PPDB di Sekolah Tetap Dibuka untuk Membantu Calon Pendaftar Tak Bisa Online
Dua ruko dan satu warung bakso di Pasar Sadar Bandar Sribawono Lampung Timur ludes terbakar.
Menurut Sekretaris BPBD Lampung Timur, Titin Wahyuni, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dinihari, Rabu (23/3/2022) kemarin.
"Perkiraan kejadian, sekitar pukul 02.00 WIB dinihari, dan membakar tiga ruko milik pedagang," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (23/3/2022).
Ia memperkirakan, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik.
"Kebakaran diperkirakan akibat korsleting listrik yang membakar Ruko kelontong milik Riana Dewi, Toko pakaian milik Inayah dan warung bakso milik Makmur," ungkap Titin.
Ia juga menuturkan, pihaknya menerjunkan satu unit armada pemadam kebakaran.
"Satgas Damkar zona pasar bandar Sribhawono berhasil memadamkan api sampai dengan pukul 04.00 WIB," tuturnya.
Kendati tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, Titin mengaku, sampai saat ini, pihaknya masih belum bisa memastikan berapa total kerugian akibat kebakaran tersebut.
"Untuk kerugian masih dalam pendataan, yang pasti tiga ruko ini rusak berat," katanya.
"Tim BPBD Lampung Timur, melalui Satgas Damkar zona pasar bandar Sribhawono telah melakukan evakuasi kejadian dan berhasil memadamkan api dilanjutkan dengan pendinginan serta melakukan gotong-royong bersama masyarakat setempat, Polri, PLN dan pemilik toko," tutupnya.
( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik Budiawan Cahyono / Yogi Wahyudi )