Inilah 16 Nama WNI Asal Lampung yang Terdampar di Turki
WNI asal Lampung terdampar di negara Turki. Mereka dijanjikan kerja ke Polandia.
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Gustina Asmara
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sebanyak 16 warga Lampung bersama puluhan warga lain dari berbagai daerah di Indonesia terdampar di negara Turki sejak November 2021.
Mereka tertipu oleh agen penyalur tenaga kerja Indonesia (TKI) yang menjanjikan mereka bekerja di Polandia.
Terkait kondisi ini, Kepala BP2MI Lampung Ahmad Salabi mengaku sudah berkoordinasi dengan para WNI tersebut.
Ahmad menyarankan kepada WNI yang terlantar tersebut untuk segera menghubungi pihak Kedutaan Besar RI di Turki.
"Sudah kita arahkan supaya mereka ini sesegera mungkin menghubungi Kedubes di sana," kata Ahmad, Minggu (17/4/2022).
Baca juga: Cerita WNI Asal Lampung Terdampar di Turki Selama 6 Bulan
Baca juga: Ditipu Agensi, 16 Warga Lampung 5 Bulan Telantar di Turki
Menurutnya hal tersebut merupakan langkah paling tepat, mengingat keberadaan para WNI ini berada di negara luar.
Dengan menghubungi pihak Kedubes RI di Turki, lanjut Ahmad, paling tidak bisa mendapatkan tempat penampungan sementara.
Sekaligus mendapat bantuan makan atau konsumsi sehari hari mereka selama di penampungan.
"Nanti pihak Dubes juga yang punya tupoksi dan kewenangan untuk bagaimana tindakan selanjutnya," kata Ahmad.
Kedubes berhak mengambil keputusan, apakah nanti WNI yang terlantar di Turki ini bakal dipulangkan ke Indonesia atau diberangkatkan ke negara tujuan mereka.
"Kewenangan sepenuhnya di Kedubes. Bisa saja WNI ini lanjut ke Polandia sesuai dengan yang dijanjikan perusahaan," kata Ahmad.
Ahmad menjelaskan, Kedubes RI merupakan Indonesia kecil di negara tersebut.
Dengan kata lain, lanjut Ahmad, Kedubes-lah yang wajib mengakomodir WNI selama di negara tersebut.
"Terlepas dari salah atau tidaknya Prosedur keberangkatan mereka ini, harus diakomodir terlebih dahulu," kata Ahmad.
Ahmad menambahkan, WNI tersebut berangkat melalui perusahaan penyedia jasa yang terdaftar di Bekasi.