Lampung Selatan
Razia di Lapas Kalianda, Petugas Sita Barang Terlarang
Tim gabungan TNI, Polri dan BNN Lampung Selatan menggelar razia di blok kamar hunian napi di Lapas Kelas II A Kalianda, pada Kamis (21/4/2022) malam.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Tim gabungan TNI, Polri dan BNN Lampung Selatan menggelar razia di blok kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II A Kalianda, pada Kamis (21/4/2022) malam.
Razia tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Lampung, Edi Kurniadi.
Dalam giat tersebut, setidaknya melibatkan 10 orang personel dari kodim, 10 orang polisi, BNN dan petugas lapas yang berkisar 50 orang.
Serta dilakukan tes urine secara acak kepada para napi.
Kepala Kanwil Kemenkumham Lampung, Edi Kurniadi mengatakan, razia ini digelar serentak di seluruh Lapas dan Rutas se-Indonesia sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-58.
Baca juga: THR ASN di Pemkab Lampung Selatan Cair Pekan Ini
Baca juga: Pemkab Lampung Selatan Optimis Raih Juara Lomba Desa Tingkat Provinsi
"Hal ini guna mewujudkan komitmen dalam mencapai tujuan pemasyarakatan," kata Edi, pada Jumat (22/4/2022).
Edi menjelaskan, barang-barang terlarang lantaran masih dijumpai di sana.
"Kita masih menemukan barang-barang terlarang seperti pisau cukur, sikat gigi, selang, paku, kartu remi dan lainnya. Kalau di luar ini tidak masalah, tapi kalau di dalam lapas ini bisa jadi masalah," katanya
"Di dalam lapas ini kita harus selalu waspada, jangan-jangan bisa dilakukan sebagai alat kejahatan," ujarnya.
Edi mengatakan barang-barang terlarang yang ditemukan itu nantinya akan dimusnahkan.
"Ini kita sita dan akan kita musnahkan nanti bersama dengan TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan dan BNN," katanya
Edi mengatakan saat ini terdapat 28 UPT Pemasyarakatan di Provinsi Lampung.
"Dari seluruh UPT itu terdapat 8.871 penghuni yang jika dibandingkan dengan jumlah petugas masih belum termasuk kategori ideal. Perbandingan petugas dengan penghuni masih jauh dari rasio yang ideal, termasuk dalam hal pengamanan," ujarnya
"Namun demikian Alhamdulilah dengan adanya sinergitas khususnya TNI Polri sampai hari ini kita masih keadaan kondusif. Terimakasih TNI, Polri selalu melakukan patroli sambang rutin dan juga BNN yang selalu melakukan assement," pungkasnya.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Razia-di-Lapas-Kalianda-Petugas-Sita-Barang-Terlarang.jpg)