Mudik Lebaran 2022

Angkutan Lebaran Dilempari Batu di Jalinsum, Penumpang Cidera Kepala Meninggal

Penumpang angkutan Mudik Lebaran 2022 meninggal karena alami cidera kepala berat setelah minibus dilempari batu saat melintas di Jalinsum.

kompas.com
Ilustrasi lempar batu. Penumpang angkutan Mudik Lebaran 2022 tewas setelah minibus melintas di Jalinsum dilempari batu orang tak dikenal. 

Tribunlampung.co.id - Seorang penumpang angkutan Mudik Lebaran 2022 meninggal dunia setelah batu 'menghujani' minibus yang melintasi ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).

Orang tidak dikenal melempari batu minibus angkutan Mudik Lebaran 2022 yang melewati ruas Jalan Lintas Sumatera itu.

Akibatnya batu yang melayang tersebut mengenai seorang penumpang angkutan Mudik Lebaran 2022.

Penumpang bernama Alwi mengalami luka parah di bagian kepala hingga akhirnya meninggal dunia.

Pelaku aksi lempar batu ini masih misteri dan belum tertangkap.

Baca juga: Dilarang Melempar Batu di Jalan Tol, Kapolres Lampung Selatan: Bisa Dipidana

Baca juga: Diserbu Wisatawan, Jalan Menuju Pantai Maja-Pantai Batu Kapal Lampung Selatan Macet Total

Khoirunisa, adik kandung almarhum Alwi membeberkan kronologi yang menewaskan kakaknya.

Semua bermula saat korban menumpangi Bus PT Sartika.

Begitu sampai di Jalan Lintas Sumatera Sipare-pare, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, minibus tersebut dilempari batu, Jumat (29/4/2022).

Orang tak dikenal melempar batu ke arah minibus.

Korban yang duduk di samping sopir terkena lemparan batu.

"Dari rumah di Batubara mau ke Aceh," kata Khoirunisa saat dijumpai, Jumat(6/5/2022) kemarin.

Alasan Alwi pergi ke Aceh karena hendak berlebaran di sana.

Baca juga: Rekreasi Libur Lebaran, Pemuda Asal Jateng Tewas Terseret Arus Sungai di Lampung

Baca juga: Arus Balik Lebaran, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Pastikan Pasokan Energi Untuk Masyarakat Aman

Sebab, kakak korban ada yang tinggal di Aceh.

"Di perjalanan, atau persisnya di Indrapura, mobil yang ditumpangi abang saya dilempar batu dan mengenai abang saya," kata Khoirunisa.

Namun nahas, nyawa Alwi tak dapat ditolong.

Keluarga berharap agar pelaku dapat diamankan dan dikenakan hukuman yang setimpal dengan yang dialami korban.

Sementara dari amatan Tribun-medan.com, dari rumah duka, keluarga mencoba tegar usai ditinggal berpulang oleh korban.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved