Metro
Kadiskes Metro: Hepatitis Akut Masih Misterius
pihaknya telah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai antisipasi atas hepatit
Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Metro - Dinas Kesehatan Kota Metro mengaku belum menemukan penyakit hepatitis akut di wilayah setempat.
Kepala Dinkes Kota Metro Erla Andrianti mengatakan, pihaknya telah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai antisipasi atas hepatitis akut.
"Penyakit ini belum ditemukan atau diketahui etiologinya alias misterius. Kami baru mendapatkan surat dari Kemenkes untuk kewaspadaan. Masyarakat diimbau untuk melaksanakan PHBS untuk mencegah supaya virus tidak tertular," kata Erla, Selasa (10/5/2022).
Dijelaskannya, sebagai langkah antisipasi, Kota Metro telah menyiagakan rumah sakit dan puskesmas. Terutama untuk menindaklanjuti jika ada temuan yang diduga penyakit hepatitis akut.
"Rumah sakit sudah kita siapkan supaya kalau ada dugaan ke arah hepatitis akut segera melaporkan ke Dinas Kesehatan dan ke pusat. Apabila ada anak-anak seperti itu harus diawasi, jangan sampai parah. Kalau sampai parah segera ke rumah sakit," ungkapnya.
Baca juga: Jika Kondisi Fisik Anak Menguning, Segera Bawa ke Rumah Sakit, Gejala Awal Hepatitis Akut!
Ia mengaku, tata laksana rumah sakit sudah ada prosedur sendiri. Namun demikian, sampai hari ini belum ada laporan kasus di Metro.
Karena itu, kewaspadaan masyarakat yang harus ditingkatkan untuk menjaga agar penyakit tidak menyerang, khususnya pada anak-anak.
"Jadi jika anak-anak mengalami gejala seperti diare, mual, muntah-muntah dan panas itu segera ke puskesmas. Karena untuk mengetahui pastinya memang harus dilakukan tes selanjutnya. Terutama jangan sampai terjadi kuning, khususnya bagi anak-anak berusia di bawah 11 tahun," imbuhnya.
Karena itu, pihaknya mengimbau warga jika memiliki gejala yang mengarah ke penyakit hepatitis akut agar segera melaporkan ke pihak terkait.
( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )