Pemilu 2024

Tahapan Pemilu 2024 akan Dimulai pada Pertengahan Tahun 2022, Jokowi Minta Menterinya Fokus Bekerja

Presiden Joko Widodo meminta kepada para menteri untuk tetap fokus bekerja. Presiden mengungkapkan tahapan pemilu akan dimulai pertengahan tahun ini.

Editor: Dedi Sutomo
Sekretariat Presiden via Tribunnews.com
Ilustrasi - Jelang dimulainya tahapan pemilu 2024, Presiden Joko Widodo meminta kepada para menteri untuk tetap fokus bekerja. 

Tribunlampung.co.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo meminta kepada para menteri untuk tetap fokus bekerja.

Jokowi mengatakan, tahapan pemilu 2024 akan dimulai pertengahan tahun ini. Sedangkan untuk pemungutan suara akan digelar 14 Februari 2024 mendatang.

Permintaan presiden kepada jajarannya itu disampaikan saat  memimpin rapat terbatas bersama para menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/5/2022).

"Berkaitan dengan tahapan Pemilu 2024 yang sudah akan dimulai pertengahan tahun ini, saya juga minta menteri kepala lembaga agar fokus betul-betul bekerja di tugasnya masing-masing," kata Jokowi.

Presiden pun mewanti-wanti jajarannya agar memastikan bahwa agenda-agenda strategis nasional terselenggara dengan baik. Ini supaya Pemilu 2024 dapat dilaksanakan dengan lancar tanpa ada gangguan yang berarti.

Baca juga: Prabowo Subianto Bersilaturahmi dengan Megawati Soekarnoputri, Hasto: Tak Ada Pembahasan Soal Pemilu

Baca juga: Hadapi Pemilu 2024, Puan: Capres dari PDIP akan Dipilih Langsung oleh Megawati

"Agar agenda-agenda strategis nasional yang menjadi prioritas kita bersama betul-betul bisa kita pastikan terselenggara dengan baik, pemilu terselenggara dengan baik, lancar, dan tanpa gangguan," kata presiden.

Seperti diketahui, rencana penyelenggaraan Pemilu 2024 sempat menjadi polemik setelah muncul wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode.

Namun demikian, presiden telah angkat bicara terkait ini.

Jokowi memastikan bahwa hari pemungutan suara pemilu tetap digelar sesuai jadwal yang telah disepakati DPR, pemerintah, dan penyelenggara pemilu, yakni 14 Februari 2024.

"Saya minta disampaikan kepada masyarakat bahwa seluruh tahapan dan jadwal pelaksanaan pemilu dan pilkada serentak itu sudah ditetapkan," kata Jokowi dalam rapat terbatas kabinet di Istana Negara, Jakarta, Minggu (10/4/2022).

"Saya kira sudah jelas, sudah tahu bahwa pemilu akan dilaksanakan 14 Februari 2024," tuturnya.

 Jokowi berharap, dengan ditegaskannya tanggal tersebut, tidak ada lagi yang beranggapan bahwa pemerintah berupaya melakukan penundaan pemilu.

Ini juga diharapkan dapat mengakhiri wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi 3 periode.

"Ini perlu dijelaskan, jangan sampai nanti muncul spekulasi-spekulasi yang isunya beredar di masyarakat bahwa pemerintah tengah berupaya untuk melakukan penundaan pemilu atau spekulasi mengenai perpanjangan jabatan presiden dan juga yang berkaitan dengan soal 3 periode," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved