Advertorial
Pameran Seni Rupa 'Kabar Bumi Setengah Windu' ISI Yogyakarta
Prodi S-1 Tata Kelola Seni FSR ISI Yogyakarta menggelar pameran seni rupa “Kabar Bumi Setengah Windu”.
Penulis: Advertorial Tribun Lampung | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id, Yogyakarta - Prodi S-1 Tata Kelola Seni FSR ISI Yogyakarta dalam bulan Mei ini menggelar ujian akhir semester mata kuliah "Tinjauan Kelola Pameran I", bagi para mahasiswanya.
Para mahasiswa angkatan 2021 telah mempersiapkan diri untuk menggelar pameran perdananya. Salah satunya adalah agenda pameran yang akan digelar dari 12-14 Mei 2022.
Adapun pameran seni rupa “Kabar Bumi Setengah Windu” merupakan bentuk refleksi manusia atas perubahan bumi yang belum banyak disadari oleh masyarakat luas.
Pameran ini menampilkan topik keadaan bumi pada pra-pandemi, era-pandemi serta harapan untuk bumi pasca-pandemi.
Terdapat 8 perupa yang ikut berpartisipasi dalam pameran yang berslogan "From Art To Earth Through A Heart".
Baca juga: Gores Garis Perempuan, Pameran Seni Rupa Bentara Budaya
Baca juga: Pameran Gelombang Masker dan Peluncuran Buku Djoko Pekik 26-31 Maret
Sejumlah perupa tersebut antara lain: Diah Yulianti, Kurt Hoesli, Alif Edi Irawan, Muhammad Fauzan, Denny Syaiful Anwar, Ilham Karim, Rifkki Arrofik, dan Muhammad Shodiq.
Melalui representasi 15 lukisan dan 2 instalasi gagasan perubahan alam dan budaya manusia diketengahkan oleh para perupa.
Pameran ini diharapkan mampu merefleksikan kehidupan manusia bersama makhluk lainnya.
Karenanya, pameran yang menjadi bagian dari Hari Bumi ini, tidak hanya berbicara soal lingkungan dan bumi itu sendiri, namun juga isinya.
Bumi hanya satu dan harus dijaga serta diselamatkan.
Manusia sebagai poros kehidupan di bumi, wajib berperan untuk merawat bumi melalui hati, intuisi dan pemikiran kritis terhadap ancaman keberlangsungan bumi dan seisinya.
Kehadiran kesenian adalah keniscayaan sebagai salah satu jalan agar manusia mampu merefleksikan dan menyeimbangkan kehidupan, termasuk keberlanjutan bagi bumi dan segala isinya.
Baca juga: Menko Airlangga: Pameran Industri INNOPROM Merupakan Peningkatan Kerja Sama Indonesia dan Rusia
Baca juga: FOTO Pameran String Art Karya Anak-anak Celebral Palsy di Bandar Lampung
Di samping itu, pameran ini bertujuan untuk mengajak para seniman, pengamat seni, dan masyarakat luas agar dapat merefleksikan dirinya untuk keseimbangan bumi bagi kehidupan di masa mendatang.
Karena sejatinya, Bumi adalah rumah manusia dan makhluk hidup lainnya. Dan yang mempunyai rasa kesadaran dalam memiliki dan menjaga itu tentu berada dalam diri masing-masing manusia.
Bentara Budaya Yogyakarta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pameran-seni-rupa-kabar-bumi-setengah-windu-isi-yogyakarta.jpg)