SBMPTN 2022
Syarat Ikut UTBK SBMPTN 2022 Lokasi Tes di Unila dan Itera, Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi
Pelaksanaan UTBK SBMPTN 2022 untuk lokasi tes di Universitas Lampung mewajibkan peserta seleksi untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi.
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Teguh Prasetyo
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pelaksanaan UTBK SBMPTN 2022 untuk lokasi tes di Universitas Lampung mewajibkan peserta seleksi untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi.
Hal itu sebagai prosedur peserta untuk masuk ke ruangan seleksi bersamaan dengan pemeriksaan suhu tubuh dan penyemprotan hand sanitizer.
"Peserta berbaris sesuai protokol untuk dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan penyemprotan hand sanitizer," tulis keterangan panitia UTBK melalui laman simanila.unila.ac.id yang membahas pelaksanaan UTBK di Universitas Lampung, dikutip Tribun, Senin (16/5/2022).
Adapun beberapa syarat lain yang diharuskan ialah sebagai berikut:
Memastikan kondisi tubuh sehat, bagi peserta yang tidak dalam kondisi sehat pada hari pelaksanaan ujian (suhu tubuh >37,5 C), dilarang untuk datang ke lokasi ujian dan pelaksanaan UTBK nya dinyatakan gugur.
Peserta wajib membawa dokumen yang dipersyaratkan yakni, Kartu Peserta UTBK, Ijazah bagi lulusan 2020 dan 2021 serta Surat keterangan duduk kelas 12 bagi angkatan 2022, Kartu Identitas dan Pena.
Peserta wajibmemakai masker.
Peserta diminta tidak singgah dilokasi lain, berangkat dari tempat tinggal langsung menuju Pusat UTBK Unila.
Peserta tidak bergerombol, selalu menjaga jarak dan menghindari kontak fisik langsung selama berada di kampus Universitas Lampung.
Peserta tidak diantar, apabila diantar maka pengantar hanya men-drop dan tidak menunggu di lokasi ujian.
Peserta mengecek kode ruang dan nomor tempat duduk ujian pada papan informasi yang disediakan.
Syarat serupa juga dilakukan di lokasi UTBK SBMPTN 2022 di Itera yang mewajibkan peserta memiliki akun Peduli Lindungi.
Selain itu, peserta ujian yang berasal dari daerah/lokal minimal telah mendapatkan vaksin ke-2 dan peserta ujian yang berasal dari luar Provinsi Lampung telah melakukan vaksin booster (ke-3).
(tribunlampung.co.id/soma ferrrer)