Lampung Timur

Dokter Hewan Lampung: Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Capai 100 Persen

Merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) bisa menyebabkan kematian pada hewan ternak. Bahkan tingkat penyebaran virus ini bahkan sampai 100 persen.

Editor: Kiki Novilia
Dokumentasi warga
Ilustrasi sapi. Merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) bisa menyebabkan kematian pada hewan ternak. 

"Nah, kalau dagingnya masih bisa dimakan manusia, karena virus ini tidak menular ke manusia. Yang pasti dengan cara pengolahan yang bersih dan panas yang cukup.

Tapi untuk masyarakat Indonesia, pasti cukup panas ketika memasak, sehingga virusnya juga akan mati," ucap dia.

Peternak Khawatir

Munculnya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak di Kabupaten Tulangbawang Barat membuat para petani peternak di Kabupaten Mesuji khawatir.

Bahkan, kasus PMK juga telah ditemukan di Mesuji.

Kondisi ini membuat para petani peternak di Mesuji banyak yang memilih memotong hewan ternaknya, karena khawatir terserang penyakit PMK.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji Joni Hendri, adanya PMK yang menyerang hewan ternak di Kabupaten Mesuji.

"Jadi kalau yang kita duga PMK ini sebenarnya belum ada yang mati, cuman mungkin masyarakat pada takut akhirnya banyak masyarakat yang tiba-tiba memotong sapi untuk dijual dagingnya," ujarnya mewakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji Pariman, Selasa (17/5/2022).

Meskipun demikian, Joni menyebut sampai saat ini belum mendengar harga daging sapi sampai rendah.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Bagian Perekonomian Pembangunan (Ekbang) Pemkab Mesuji Arif Arianto, menurutnya harga daging sapi di Kabupaten Mesuji masih relatif stabil.

"Untuk di Pasar KTM dan Pasar Brabasan sendiri harga daging diangka Rp 150 ribu, di Kecamatan Rawajitu Utara dan Way Serdang lebih rendah diangka RP 140 ribu. Sedangkan untuk di Pasar Simpang Pematang lebih rendah diangka Rp 130 ribu," ungkapnya.

Sedangkan harga daging sapi jelang hari raya Idul Fitri kemarin, diangka Rp 140-150 ribu. Artinya, Arif menegaskan kembali harga daging sapi di Kabupaten Mesuji sampai saat ini masih relatif stabil.

Disnakkeswan Lamsel Siagakan Dokter Hewan

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lampung Selatan menyiagakan delapan dokter hewan, mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak di Lampung Selatan.

Kepala Disnakeswan Kabupaten Lampung Selatan Rini Ariasih mengatakan, pihaknya menyiagakan delapan dokter hewan untuk menerima laporan dari masyarakat apabila ditemukan tanda-tanda penyakit mult dan kuku tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved