Bandar Lampung
Demokrat Bandar Lampung Telah Usulkan Pengurus Hasil Muscab
Dalam usulannya, Budiman AS mengajukan 150 orang untuk mengisi struktur kepengurusan DPC Demokrat Bandar Lampung.
Penulis: kiki adipratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Ketua DPC Demokrat Bandar Lampung Budiman AS telah mengusulkan kepengurusan untuk periode 2022-2027 pasca ditetapkan sebagai ketua terpilih hasil Muscab V beberapa waktu lalu.
Usulan itu disampaikan kepada DPD Demokrat Lampung untuk diteruskan kepada DPP Partai Demokrat.
Dalam usulannya, Budiman AS mengajukan 150 orang untuk mengisi struktur kepengurusan DPC Demokrat Bandar Lampung.
"Iya sudah kita usulan, jumlahnya ada 150 orang atau anggota DPC Demokrat Bandar Lampung," kata Budiman AS, Minggu (22/5/2022).
Budiman menuturkan, komposisi kepengurusan DPC Demokrat saat ini didominasi oleh kaum muda.
Baca juga: Demokrat Lampung Optimis Bakal Bangkit dan Bersinar di Metro
Hal itu sejalan dengan instruksi DPP Demokrat.
"62 persen kaum muda, 36 persen perempuan. Selebihnya ada kader-kader senior," ungkap anggota DPRD Lampung ini.
Kata Budiman, kepengurusan baru tersebut menjadi amunisi untuk bisa mencapai target-target politik pada Pemilu 2024 baik Pileg maupun Pilpres.
Fokusnya meningkatkan perolehan suara dan kursi di DPRD Kota Bandar Lampung dan memenangkan Agus Harimurti Yudhoyono AHY pada Pilpres 2024.
"Saya sangat yakin ini menjadi amunisi baru untuk mencapai target. Saya punya target kursi meningkat dari 5 menjadi 8 kursi. Kemudian bagaimana siap untuk mendapatkan AHY di Pilpres," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Daerah (BPOKK-Da) Partai Demokrat Lampung Midi Iswanto membenarkan sebagian besar formatur DPC se-Lampung sudah menyerahkan nama-nama calon pengurus.
"Kita sudah rapat finalisasi kemarin dan dalam waktu dekat, calon kepengurusan ini akan diserahkan ke DPP oleh DPD," kata Midi Iswanto.
Midi melanjutkan, nama-nama yang diusulkan akan dikoreksi oleh DPP.
"Sesegera mungkin akan dikirimkan ke DPP," ungkap Midi Iswanto.
( Tribunlampung.co.id / Kiki Adipratama )