Bandar Lampung

Menpan Sebut Paham Terorisme Masih Jadi Ancaman ASN di Indonesia

Paham terorisme dan radikalisme dinilai masih mengancam aparatur sipil negara (ASN) di seluruh Indonesia.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Pembukaan Apeksi ke-22 dan Ekspo UMKM di Graha Wangsa Bandar Lampung, Jumat (27/5/2022). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Paham terorisme dan radikalisme dinilai masih mengancam aparatur sipil negara (ASN) di seluruh Indonesia.

Hal itu dikatakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Republik Indonesia Tjahjo Kumolo saat mengunjungi Bandar Lampung, Jumat (27/5/2022).

Menurutnya, paham itu masih dapat ditemui dari individu, kelompok, dan golongan tertentu.

"Hati-hati, banyak orang yang pintar, bukanya konten soal radikalisme dan terorisme," ucap Tjahjo Kumolo saat berada di hadapan 74 pemerintah kota dalam gelaran HUT Apeksi ke-22.

Lanjut dia, selain terorisme dan radikalisme, masih banyak ancaman yang dihadapi ASN saat ini.

Disebutkannya, ancaman tersebut di antaranya korupsi, narkoba, dan bencana alam.

Khusus untuk narkoba, kata dia, ASN yang tertangkap sebagai pengedar, kepala daerah dan atau kepala instansi yang melekat harus dengan tegas dipecat tidak hormat

"Kalau dia pemakai segera direhabilitasi agar sembuh," jelas dia.

Untuk korupsi, ia meminta kepala daerah agar mengawasi setiap tindakan yang berkaitan dengan perencanaan, bantuan sosial, proses pengisian jabatan dan sebagainya yang sangat mungkin terjadinya korupsi dan gratifikasi.

(Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved