Berita Terkini Artis

Alasan Gitaris Kahitna Pakai Narkoba hingga Akhirnya Ditangkap Polisi

Terungkap alasan gitaris Kahitna, Andrie Bayuadjie, mengonsumsi narkoba selama lima tahun terakhir.

Instagram
Ilustrasi. Terungkap alasan gitaris Kahitna, Andrie Bayuadjie, mengonsumsi narkoba selama lima tahun terakhir. 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Terungkap alasan gitaris Kahitna, Andrie Bayuadjie, mengonsumsi narkoba selama lima tahun terakhir.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menjelaskan alasan gitaris band Kahitna, Andrie Bayuadjie menggunakan psikotropika berjenis obat valdimex diazepam.

"Alasannya untuk beristirahat atau mempermudah tidur selepas beraktivitas sebagai musisi," kata Zulpan dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (3/6/2022).

Berdasarkan keterangan Andrie, dia menggunakan obat valdimex diazepam sejak 2017 hingga 2018 lalu.

Kata Zulpan, itu pun berdasarkan resep dari dokter.

Baca juga: Gitaris Kahitna Beli Obat secara Online, Terungkap Alasan Andrie Bayuadjie Pakai Narkoba

Baca juga: Gitaris Band Kahitna Tersandung Narkoba, Polisi Sita 45 Obat Penenang

Namun sayangnya pada 2020 hingga 2022, Andrie mengonsumsi obat tersebut tanpa resep dokter yang dibeli secara online.

"Barang bukti dalam kasus ini yang diamankan 45 butir valdimex diazepam psikotropika golongan IV," jelas Zulpan.

"Pengakuan tersangka valdimex diazepam digunakan sejak 2020 sampai 2022, sebanyak 12 kali ini sejalan dengan hasil yang kami dapat melalui pembelian tersangka secara online," ungkapnya lagi.

Lebih lanjut Zulpan mengatakan, Andrie Bayuadjie positif benzodiazepine setelah dilakukan tes urine.

"Telah dilakukan tes urine positif benzodiazepine," ujar Zulpan.

Sebagai informasi, Andrie Bayuadjie ditangkap pukul 12.30 WIB di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (2/6/2022).

Atas perbuatannya, Andrie Bayuadjie disangkakan 62 jo Pasal 37 ayat (1) UURI no. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Baca juga: Desy Ratnasari Enggan Nikahi Pria yang Asetnya Lebih Kecil, Mending Jangan Deh

Baca juga: Bams Samsons Akhirnya Bongkar Rahasia Perceraiannya, Tak Terima Istri Ada Main

Teka-teki Terjawab

Teka-teki siapa artis inisial AB yang ditangkap polisi akhirnya terjawab. Dia adalah Andrie Bayuadjie, gitaris dari grup musik Kahitna.

Saat ini, artis inisial AB tersebut telah diamankan di Polres Metro Jakarta Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyampaikan bahwa Andrie diamankan di kosan yang berada di kawasan Cilandak.

"Berawal informasi dari masyarakat bahwa ada musisi yang yang diduga mengkonsumsi psikotropika," kata Zulpan dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (3/6/2022).

"Yang bersangkutan salah seorang personel grup band Kahitna dan masih aktif," lanjutnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyebut kali ini personel band terkenal yang ditangkap terkait kasus narkoba.

"Iya benar ada penangkapan," kata Zulpan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (3/6/2022).

Meski begitu, Zulpan belum membeberkan identitas personel band yang ditangkap.

Dia juga belum membeberkan secara detil terkait kronologi penangkapan berikut barang bukti narkoba apa yang dikonsumsi oleh publik figur itu.

"Personel grup band terkenal. Laki-laki," ujarnya.

Ditangkap di Cilandak

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Akmal menyebut AB ditangkap di kawasan Cilandak Jakarta Selatan pada Kamis, (3/6/2022) sekira pukul 12.30 WIB.

Saat itu Tim melakukan penyelidikan yang dipimpin oleh katim opsnal unit 2 dan dari hasil penyelidikan penangkapan terhadap Andrie di Rumah Kost Cilandak Heights Lantai 2 Kamar 208 JI Cilandak, Jakarta Selatan.

Saat penangkapan polisi menyita 45 butir valdimex diazepam (Psikotropika golongan IV).

Konsumsi Penenang Sejak 2017

Kata Zulpan, menurut pengakuan Andrie, ia pernah berobat di dokter dan dirinya mengkonsumsi obat penenang sejak 2017 sampai 2018.

Terkait hal ini, Andrie Bayuadjie disangkakan 62 jo Pasal 37 ayat (1) UURI no. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Gary Iskak Ditangkap

Sebelumnya diberitakan, kabar mengejutkan datang dari Gary Iskak, yang dinyatakan positif pakai sabu hingga akhirnya ditangkap polisi, padahal ngakunya sudah hijrah.

Gary Iskak ditangkap polisi karena narkoba berjenis sabu pada Senin (23/5/2022).

Suami Richa Novisha itu diamankan polisi di satu rumah di Bandung, Jawa Barat.

Tak sendirian, Gary Iskak ditangkap bersama keempat temannya setelah mengonsumsi narkotika.

Istri Gary Iskak, Richa Novisha angkat bicara terkait penangkapan yang dialami oleh sang suami.

Ia menyebutkan jika orang yang ia sayangi tersebut terjebak dalam situasi yang tidak diinginkan.

Lantas seperti apa perasaan sang istri?

Richa Novisha merasa terpukul mendengar kabar suaminya, ditangkap atas dugaan penyalahgunaan narkoba, Senin (23/5/2022).

Hal itu terlihat dalam unggahan Richa di Instagram pribadi miliknya. 

Lebih lanjut, Richa menyebut suaminya saat ini dalam keadaan baik.

"Perhatian, tolong beri saya waktu untuk privasi, saya tahu, dia (Gary Iskak) baik-baik saja," tulis Richa Iskak di Instagram cerita, Selasa (24/5/2022).

Richa menyebut kejadian tersebut adalah hal yang mereka tidak inginkan.

Ia pun berharap rekan media maupun netizen untuk tidak berfikir negatif dan memberikan waktu kepada keluarga.

"Terjebak dalam situasi yang tidak diinginkan dan tidak tahu menahu, So please, untuk teman-teman netizen, all media, kasih kami waktu untuk semua," lanjutnya.

"Don't judge apapun sebelum kalian tahu kebenarannya, Allah bersama kami and with you all, doakan ya," pungkas Richa. 

Sebelumnya, Artis Gary Iskak ditangkap Polda Jawa Barat pada Senin (23/5/2022) malam terkait dugaan kasus penyalahgunaan narkotika.

Gary ditangkap di sebuah rumah di kawasan Pasir Putih, Jawa Barat bersama 4 orang lainnya yang tengah asik berkumpul. 

"Tadi malam di suatu rumah daerah Pasir Putih," ujar Ibrahim Tompo, Kabid Humas Polda Jabar saat dihubungi awak media, Selasa (24/5/2022). 

Dalam penangkapan polisi menyita barang bukti berupa alat hisap sabu hingga sisa pemakaian. 

"Ada bong, ada alat hisap, ada korek, kemudian ada sisa penggunaan. Jadi pada saat ditangkap memang lagi berlima," ungkap Ibrahim. 

Hingga saat ini Gary dan 4 orang lainnya masih diperiksa terkait dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu. 

"Jadi kita sekarang lagi melakukan pendalaman terkait dari sumber sabunya dan juga pemeriksaan pemeriksaan yang lain."

"Jadi statusnya masih dalam pemeriksaan," pungkas Ibrahim. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

(Tribunlampung.co.id/Putri Salamah)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved