Bandar Lampung
Jadi Korban Tabrak Lari di Bandar Lampung, Pemotor Wanita Tewas di Tempat
Saat itu, korban yang diketahui bernama Puri Anggraini (28) sedang mengendarai sepeda motor Honda Supra X dengan pelat nomor BE 4963 RD.
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Seorang pengendara sepeda motor menjadi korban tabrak lari seusai mengalami kecelakaan di Jalan Soekarno-Hatta, Panjang Selatan, Bandar Lampung.
Dari informasi yang dihimpun Tribunlampung.co.id, kecelakaan yang menyebabkan satu orang tewas itu terjadi pada Senin (6/6/2022) sekira pukul 17.30 WIB.
Saat itu, korban yang diketahui bernama Puri Anggraini (28) sedang mengendarai sepeda motor Honda Supra X dengan pelat nomor BE 4963 RD.
Di lokasi kejadian, warga Dusun Kutoarjo, Gedong Tataan, Pesawaran ini diduga hendak menghindari lubang dan menyebabkan kehilangan keseimbangan.
Ia dan sepeda motor yang dikendarai terjatuh ke sisi kiri jalan.
Baca juga: Tabrak Lari di Lampung Timur Berakhir Tragis, Sopir Fortuner Ditangkap Warga
Di saat bersamaan, datang truk warna hijau dari arah belakang.
Truk yang belum teridentifikasi tersebut melindas bagian tubuh korban, sehingga meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kasatlantas Polresta Bandar Lampung AKP M Rohmawan membenarkan adanya peristiwa lakalantas tersebut.
Rohmawan menjelaskan, korban diduga tewas di lokasi kejadian karena mengalami luka berat di bagian kaki dan kepala.
"Korban mengalami patah paha sebelah kanan dan kepala pecah," kata Rohmawan, Selasa (7/6/2022).
Rohmawan menjelaskan, korban awalnya melaju dari arah Srengsem ke arah Teluk Ambon.
Karena cuaca saat itu hujan, korban tak menyadari adanya lubang di ruas jalan tersebut.
"Hendak menghindari lubang, namun tanpa disadari motor yang dikemudikan sudah masuk. Oleng dan jatuh ke jalan, sehingga ditabrak kendaraan dari arah belakang," beber Rohmawan.
Menurut Rohmawan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi, kendaraan yang menabrak korban berjenis dump truck warna hijau.
Namun, tak ada satu pun warga yang mencatat nomor pelat truk tersebut.
"Tanpa melakukan pertolongan terhadap korban, pengemudi truk melanjutkan perjalanan dan meninggalkan korban begitu saja," kata Rohmawan.
Oleh karena itu, sambung Rohmawan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan upaya identifikasi truk tersebut.
"Pelat nopol belum teridentifikasi. Hanya dari keterangan warga, diketahui dump truck warna hijau," sebut Rohmawan.
Rohmawan menambahkan, saat ini sepeda motor milik korban sudah dievakuasi ke Unit Laka Satlantas Polresta Bandar Lampung untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sementara korban, setelah sempat diautopsi di rumah sakit, langsung dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan.
"Kondisi motor korban juga rusak berat. Saat ini masih kami lakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pengemudi dan truk yang menabrak korban," imbuhnya.
( Tribunlampung.co.id / Muhammad Joviter )