Berita Lampung
7 Ekor Sapi di Mesuji Mati Terjangkit PMK
Distan Mesuji mencatat sebanyak tujuju ekor sapi di Mesuji Lampung mati karena terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Mesuji - Tujuh ekor sapi di Kabupaten Mesuji mati karena terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Selasa (28/6/2022).
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji Pariman, menurutnya wabah PMK sudah ada di Kabupaten Mesuji sejak Mei 2022.
"Dan hingga saat ini baru 7 ekor sapi yang mati dengan terjangkit PMK. Meskipun demikian kematiannya bukan serta merta karena PMK," ujarnya.
Melainkan ada penyerta lainya yang menyebabkan hewan ternak tersebut mati, seperti kondisi kesehatan sapi dan lain sebagainya.
Sebab, ia menilai kematian sapi akibat PMK hanya 5 persen saja.
Baca juga: Atasi PMK, Dinas Pertanian Mesuji Lampung Salurkan 2 Ribu Dosis Vaksin
Baca juga: Stok Vaksin PMK Terbatas di Bandar Lampung, Daerah Lumbung Jadi Prioritas
Oleh sebab itu, Pariman kembali menjelaskan bahwa hewan ternak sapi di Kabupaten Mesuji ada sekitar 70 ekor yang sembuh dari PMK.
"Artinya apa, bahwa PMK ini bisa kita tangani. Maka jangan panik," imbaunya.
Pariman menambahkan, hewan ternak yang terdeteksi PMK mengalami gejala sebagai berikut.
Pertama gejala umum yang wajib diketahui yakni sapi mengeluarkan air liur berbusa, sekitar mulut, lidah dan hidung seperti sariawan.
"Kemudian, demam tinggi, nafsu makan menurun. Lalu, di sela-sela kuku ada luka, jika parah kuku akan terlepas itupun jarang terlihat diawal gejala," terangnya.
Untuk mengatasi sapi yang terkena gejala PMK tersebut, Pariman menyarankan agar diberikan vitamin atau obat tradisional.
Sebagai penambah daya tahan tubuh pada hewan ternak sapi.
Kemudian, dilakukan penyemprotan disinfektan ke kandang, terutama di bagian sanitasi kandang.
Lebih lanjut, Pariman menyebut untuk mengatasi PMK sendiri Pemkab Mesuji telah membentuk tim penanganan reaksi cepat.
Yang anggota terdiri dari gabungan Polres Mesuji, Kodim 0426 Tulangbawang dan Pemkab Mesuji.