Advertorial
SMKN 2 Metro Kembali Kerjasama Dengan Sharp, Beri Pelatihan dan Pendampingan kepada Siswa
Sharp Indonesia kembali menjalin kerjasama program Sharp Class dengan SMKN 2 Metro, Provinsi Lampung.
Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Endra Zulkarnain
Tribunlampung.co.id, Metro- Sharp Indonesia kembali menjalin kerjasama program Sharp Class dengan SMKN 2 Metro, Provinsi Lampung.
General Manager Customer Satisfaction Sharp Indonesia Ronald R. Huwae mengatakan, Sharp Class merupakan sebuah program pendampingan dan pelatihan yang diberikan oleh teknisi profesional Sharp Indonesia kepada siswa-siswi SMK.
Sharp Class sendiri bertujuan mempersiapkan siswa SMK menjadi lulusan yang unggul dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan dunia industri.
"Sharp Class merupakan upaya kami dalam meningkatkan kompetensi dan juga memperkenalkan dunia kerja professional bertaraf internasional. Ini juga upaya kita menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari lulusan SMK," terangnya, Kamis (07/07/2022).
Ronald menjelaskan, tidak hanya melakukan pendampingan, apabila terdapat siswa-siswi berprestasi pada program Sharp Class, siswa berkesempatan untuk bergabung bersama dengan tim customer satisfaction Sharp Indonesia.
Ia mengaku, Sharp Indonesia berencana akan memperluas cakupan program Sharp Class.
Setelah mengadakan di Bandung dan Lampung, tahun ini pihaknya berencana membuka program serupa di Kediri.
"Tentu saja, kami sangat antusias untuk menemukan siswa-siswi SMK berbakat di Indonesia. Kami berharap program ini dapat menemukan talenta-talenta terbaik di penjuru nusantara," tuturnya.
Ia menjelaskan, SMK Negeri 2 Kota Metro kembali terpilih kembali mengikuti program Sharp Class berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya dan kesiapan sekolah.
"Dari tingkat keberhasilan saat program yang pertama dan juga
kesiapan sekolah itu memenuhi standar. Pada prinsipnya tentu ingin lebih banyak sekolah. Tapi melihat kemampuan kita, ini dilakukan secara bergantian," ungkapnya.
Sementara Choirul Huda selaku Lampung Branch Manager Sharp Indonesia mengatakan, kebutuhan dari teknisi saat ini tidak hanya pengetahuan dan kemampuan mengenai service produk semata.
Namun juga mengerti pola komunikasi dan membantu mengarahkan konsumen.
“Di luar hal-hal teknis dan teoritis, kami merasa perlu menyoroti kebutuhan teknik komunikasi dan leadership yang tepat, serta dapat menggambarkan kondisi dunia kerja saat ini," terangnya.
Harapannya, melalui program ini, para pelajar mampu menjadi teknisi yang andal, tangguh, dan cepat tanggap terhadap kebutuhan konsumen saat ini.
Sementara Kepala SMKN 2 Metro Lampung Armina menyampaikan terima kasih dan kebanggaannya terpilih menjadi salah satu sekolah bimbingan Sharp Indonesia.
"Kami berharap melalui program ini dapat menyesuaikan kompetensi sekolah kami dengan kebutuhan industri dan dunia professional. Dan kami juga berharap program kelas Sharp ini bisa berkelanjutan," katanya lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Sharpp.jpg)