Berita Lampung

Pemkab Pringsewu Tunda Pembayaran Tukin ASN dan Sertifikasi Guru Belum Vaksin Booster

Pemkab Pringsewu tegaskan akan menunda pembayaran tukin ASN dan sertifikasi guru yang belum vaksin booster covid-19.

Penulis: Riana Mita Ristanti | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id/Riana Mita Ristanti
Pj Bupati Pringsewu Adi Erlansyah menyebut tukin dan juga tunjangan sertifikasi guru akan ditunda untuk yang belum melaksanakan vaksin booster Covid-19. 

Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Pemerintah Kabupaten Pringsewu akan menunda pembayaran tunjakan kinerja ASN yang belum melakukan vaksin booster.

Tak hanya tukin ASN, tunjangan sertifikasi bagi guru pun akan ditunda bagi yang belum vaksin booster.

Pj Bupati Pringsewu Adi Erlansyah kepada Tribun mengatakan, langkah ini guna mempercepat capaian vaksin booster Covid-19 di Pringsewu, khususnya di kalangan ASN dan guru.

Dikatakan Adi, saat ini capaian vaksin booster di Pringsewu baru 16,58 persen.

"Kenapa kita mulai dari PNS dulu setelah itu guru, supaya kita ini bisa menjadi teladan," kata Adi Erlansyah, Sabtu (20/8/2022).

Baca juga: Pemkab Pringsewu Ancam Tak Bayarkan Tukin ASN Jika Belum Vaksin Booster Covid-19

Baca juga: Arisan PSMTI Bandar Lampung Berlangsung Semarak, dengan Nuansa Merah Putih

Ia menyebut, tukin yang akan ditunda pembayarannya yakni untuk bulan September mendatang.

Langkah ini agar memacu kesadaran dikalangan ASN dan guru untuk melakukan vaksin booster.

Adi mengatakan, Pemkab Pringsewu juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pedagang, pelaku usaha cafe, hotel, dan restoran untuk juga segera melakukan vaksin booster.

“Mereka ini kan melayani banyak orang, makanya banyak berinteraksi dengan pelanggan dan pengunjung,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Pringsewu Ulinnoha mengatakan, ada 4 hal hambatan yang membuat vaksin Covid-19 di Pringsewu capaiannya masih terbilang rendah.

Pertama, kata dia, karena vaksin yang datang ke Pringsewu selalu mendekati masa kadaluarsa.

Lalu, kurangnya minat dan kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksin booster.

Baca juga: Pringsewu Tambah Sasaran Target Vaksin Covid-19, Target Anak-Anak

Baca juga: Capaian Vaksin Booster di Pesawaran Lampung Masih Rendah, Baru 17,82 Persen

Ketiga, lanjut Ulinnoha, vaksin booster belum menjadi persyaratan untuk pengurusan layanan administrasi oleh masyarakat.

Seperti untuk bantuan sosial atau pengurusan dokumen kependudukan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved