Berita Lampung
Geger Jasad Mengapung di Dermaga III Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan
Penemuan jasad di Lampung Selatan tersebut mengapung di perairan Dermaga 3 ASDP Cabang Bakauheni, Kecamatan Bakauheni.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan- Geger penemuan jasad di Lampung Selatan di Pelabuhan Bakauheni, Selasa (30/8/2022) sekitar pukul 08.35 WIB.
Penemuan jasad di Lampung Selatan tersebut mengapung di perairan Dermaga 3 ASDP Cabang Bakauheni, Kecamatan Bakauheni.
Kepala Pos SAR Bakauheni Febri membenarkan terkait penemuan jasad di Lampung Selatan ini.
"Kami menerima Informasi dari Bapak Agus BPTD Lampung Selatan penemuan jenazah, lokasi kejadian di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni, Selasa (30/8/2022) pukul 08.35 WIB, jenis kelamin laki-laki," kata Febri
Perosnel Pos SAR Bakauheni, menurut dia, langsung menuju lokasi penemuan jenazah setelah mendapat informasi.
Baca juga: Paskibra Nasional Asal Lampung Selatan, Shelin Tan Apriliani Ingin Masuk Akpol
Baca juga: Seniman Lampung Selatan Terpaksa Jual Durian untuk Kebutuhan Sehari-hari: Tak Ada Bantuan
Lantas Tim SAR dibantu nelayan setempat mengevakuasi jenazah. Selanjutnya membawa jasad ke RS Bob Bazar Kalianda.
Febri mengungkapkan, korban atas nama Rasam (50) dengan jenis kelamin laki-laki.
Febri menuturkan, bahwa korban diduga ODGJ.
Kepala KSKP Bakauheni AKP Ridho Rafika juga membenarkan soal penemuan jasad mengapung di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
"Tadi pas apel pagi kami menerima laporan bahwa ditemukan mayat mengapung di Dermaga 3, sekitar jam 8 lewat," katanya
Dia juga mengungkap bahwa korban diduga ODGJ, yang sehari-hari sering lalu lalang di Pelabuhan Bakauheni
"Kemungkinan korban terpeleset lalu jatuh di Dermaga 3," ucapnya.
Baca juga: Orangtua Paskibra Nasional Asal Lampung Selatan Bangga, Meski Harus Jual Kambing
Baca juga: 38 Kasus Kebakaran di Lampung Selatan hingga Agustus 2022, Rumah Terbakar Mendominasi
Kasat Polairud Polres Lampung Selatan Iptu Fathul Arif menambahkan, petugas melakukan langkah pemindahan jasad korban.
Evakuasi itu bermula dari laporan masyarakat bernama Irhamna (45) dan Aldi (38) warga Bakauheni.
"Kami berkoordinasi dengan Ditpolairud Polda Lampung juga tim SAR Bakauheni dibantu masyarakat nelayan menuju ke lokasi penemuan jenazah," kata Arif.