Pemilu 2024
Profil Imam Antoni Ketua DPD PKS Lampung Selatan yang Berjiwa Sosial
Ketua DPD PKS Lampung Selatan Imam Antoni menceritakan, awal mula bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan- Imam Antoni merupakan Ketua DPD PKS Lampung Selatan, yang terkenal sering membatu masyarakat. Terutama yang butuh pelayanan transportasi atau pendampingan ke Fasilitas Kesehatan.
Ketua DPD PKS Lampung Selatan Imam Antoni, lahir di Gisting 7 Februari 1969.
Ketua DPD PKS Lampung Selatan Imam Antoni menceritakan, awal mula bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Awalnya Imam Antoni menjabat sebagai ketua bidang ekonomi sampe 2005.
Imam Antoni ditunjuk atau didaulat menjadi Ketua DPD PKS Lampung Selatan pada 2005-2010.
Baca juga: Seniman Lampung Selatan Terpaksa Jual Durian untuk Kebutuhan Sehari-hari: Tak Ada Bantuan
Baca juga: Paskibra Nasional Asal Lampung Selatan, Shelin Tan Apriliani Ingin Masuk Akpol
Kemudian 2010-2015 Imam Antoni terpilih menjadi ketua lagi.
Pada 2015-2020 Imam Antoni terpilih menjadi ketua Bapilu DPW PKS Provinsi Lampung.
Imam Antoni pernah mendapat amanah sebagai Ketua Bapilu PKS Lampung 2015-2020.
Kemudian 2020-2025 diberi amanah sebagai Ketua DPD PKS Lampung Selatan.
Imam Antoni ringan tangan terhadap warga yang tidak mampu, dengan membantu transportasi untuk menuju faskes (fasilitas kesehatan) menggunakan mobil pribadinya
"Sebagai ketua juga sebagai kader PKS salah satu pertanyaannya apa manfaat saya untuk lingkungan, dalam posisi apa pun kita sebetulnya baik. Kalau dulu saya masih di dewan sekarang sudah tidak. Tapi Alhamdulillah, Allah masih memberikan waktu, berikan kemampuan, dan kemudahan untuk berbagi," kata Imam, Selasa (30/8/2022)
Keseharian Imam Antoni memang lebih banyak mendampingi pasien, terutama yang hendak berobat ke rumah sakit.
Baca juga: Geger Jasad Mengapung di Dermaga III Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan
Baca juga: Orangtua Paskibra Nasional Asal Lampung Selatan Bangga, Meski Harus Jual Kambing
Mulai dari mengantar, kemudian mendampingi dari pendaftaran dan seterusnya. Karena pendampingan itu sangat diperlukan masyarakat yang rumahnya jauh dari fasilitas kesehatan.
Imam mengaku, dalam aksi sosialnya tersebut sering kali menemukan orang yang kebingungan di rumah sakit. Lantas ia dampingi sekaligus bersilaturahmi dengan para pasien di sana.
Dalam PKS, menurut dia, secara umum mendorong para kader untuk saling membantu sesama.