Berita Lampung
Atasi Inflasi BBM, Pemkot Bandar Lampung Bagikan Bansos Beras Mulai Oktober 2022
Dinas Pangan Bandar Lampung berencana bakal salurkan bantuan sosial (bansos) beras mulai Oktober 2022 mendatang.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Pangan Kota Bandar Lampung berencana bakal salurkan bantuan sosial (bansos) beras mulai Oktober 2022 mendatang.
Bansos tersebut merupakan program pemerintah dalam rangka mengatasi inflasi akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Pelaksana Tugas (Plt) Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandar Lampung, Muhammad Ramdhan mengatakan, pemda setempat diminta menganggarkan 2 persen dari Dana Transfer Umum (DTU).
Namun, menurut dia Pemkot Bandar Lampung melebihkan anggaran menjadi 2,1 persen sebagai cadangan.
Dari total anggaran itu, sebanyak Rp 2,8 miliar digunakan untuk ketahanan pangan.
Baca juga: Kasus Santri Tusuk Santri di Pesibar, Dinas P2KBP3A Lampung Barat: Terus Awasi Anak
Baca juga: Grebek Judi Koprok di Tulangbawang, Polisi Cuma Dapat Barang Bukti Pelaku Kabur
Sementara, penciptaan lapangan kerja dianggarkan senilai Rp 2 miliar.
Sedangkan program perlindungan sosial senilai Rp 1 miliar.
"Untuk teknis pelaksanaan nanti akan dilakukan oleh masing-masing OPD," kata Muhammad Ramdhan, Jumat, (16/9/2022).
Dia pin mengatakan, untuk stok pangan akan direalisasikan melalui penyediaan beras melalui dinas pangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung, I Kadek Sumarta mengatakan pihaknya ditunjuk melakukan pengadaan cadangan pangan.
Adapun bentuk Bansos yang akan dibagikan Dinas Pangan Bandar Lampung beruoa beras.
“Dana Rp2,8 miliar dari Rp 5,5 miliar akan dibelanjakan untuk bansos berupa beras,” kata I Kadek Sumarta, Jumat (16/9/2022).
Menurut Kadek, bansos nantinya akan dibagikan kepada warga yang terdampak inflasi akibat BBM.
Syarat bagi warga untuk mendapatkan Bansos ini yakni belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah baik BLT BBM maupun lainnya.
Selain itu, kadek juga menjelaskan jika data penerima bansos diperoleh dari camat dan lurah setempat.