Advertorial

Dies Natalis ke-57, Unila Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat

Frasa “Unila Pulih Lebih Cepat” dipilih untuk menunjukkan bahwa Unila menyadari bahwa selalu ada proses pembelajaran

Penulis: kiki adipratama | Editor: Endra Zulkarnain
Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama
Perayaan Dies Natalis ke-57 Universitas Lampung (Unila) yang berlangsung 23 September 2022, mengusung tema “Unila Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat"
Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama
Suasana Dies Natalis Unila tahun 2022

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung- Perayaan Dies Natalis ke-57 Universitas Lampung (Unila) yang berlangsung 23 September 2022, mengusung tema “Unila Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat".

Frasa “Unila Pulih Lebih Cepat” dipilih untuk menunjukkan bahwa Unila menyadari bahwa selalu ada proses pembelajaran sekalipun di tengah pengalaman pahit, tak ada gading yang tak retak.

Berbekal hal ini, Unila memulihkan diri
dengan menegakkan kembali integritasnya, bersama berkolaborasi dan bersinergi untuk mewujudkan pencapaian Visi dan pelaksanaan Misi Universitas Lampung dengan terus memotivasi sivitas akademikanya agar terus berprestasi.

"Saya selaku Plt. Rektor Unila berkomitmet untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Unila, utamanya dalam meneguhkankembali integritas Unila sebagai kawah candradimuka bagi para calon pemikir dan pemimpin bangsa," kata Plt Rektor Unila Sofwan dalam Rapat Luar Biasa Senat Unila Dalam Rangka Dies Natalis ke-57 di GSG Unila, Jumat (23/9/2022).

"Tentunya yang memiliki kapasitas intelektual yang mumpuni, seraya memulihkan kembali citra positif kampus hijau kita tercinta di Provinsi Lampung pada khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya," sambungnya.

Dia menjelaskan tema “Unila Pulih Lebih Cepat, Unila Bangkit Lebih Kuat” kali ini diusung dalam Dies Natalis ke-57 Unila sebagai semboyan, komitmen kuat dan integritas tinggi sivitas akademika Universitas Lampung untuk melenting tangguh atas berbagai hal yang terjadi
di kampus tercinta ini. 

Contoh nyata komitmen ini mewujud nyata melalui keberhasilan Unila dalam
meraih berbagai inovasi yang menegakkan kembali integritas Unila sebagai perguruan tinggi yang pantas diperhitungkan di kancah pendidikan tinggi di Indonesia dan di dunia.

Dimulai dengan peluncuran platform digital E-commerce berbasis android yang digagas oleh dosen FP dan FMIPA, yaitu Agroped untuk mengatasi permasalahan rantai pasokan dan distribusi hasil pertanian. 

"Aplikasi ini sekaligus menjadi tempat bertukar informasi tentang pertanian dan konsultasi pertanian dengan para pakar di Unila," kata Sofwan.

Dia menuturkan Tim peneliti dosen FP juga berhasil melahirkan terobosan dalam menanggulangi permasalahan pemanenan singkong terlalu awal melalui inisiasi pemanfaatan varietas atau klon ubi kayu unggul dengan kadar pati lebih tinggi pada umur singkong yang lebih muda, atau
disebut dengan singkong genjah.

Selain itu, kata dia, Unila turut pula memperkenalkan mobil listrik pertama yang menggunakan bahan serat alam/green composite bernama Electric Vehicle Unila (EVU) 01. 

Melibatkan banyak mahasiswa dalam penelitiannya.

"Kehadiran mobil listrik ini menjadi
nilai tambah tersendiri karena selain mengurangi pemanasan global dan memenuhi penilaian UI Green Metric serta mendukung program sustainable development goals (SDG’s) Unila," ujar Sofwan. 

Dikatakan dia, Saat yang sama pula, Unila juga memenangkan hibah kompetitif Program Kompetis Kampus
MerdekaTahun2022 dari Kemendikbud
Ristek.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved