Liga Inggris

Alasan Gelandang Chelsea Kai Havertz Doyan Pelihara Keledai

Gelandang ternama Chelsea FC yakni Kai Havertz memiliki berbagai peliharaan hewan, termasuk keledai. Dia punya cerita di balik hal tersebut.

Editor: Kiki Novilia
Instagram @kaihavertz29/Twitter @kaihavertz29
Gelandang ternama Chelsea FC yakni Kai Havertz pelihara keledai. 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Gelandang ternama Chelsea FC yakni Kai Havertz memiliki berbagai peliharaan hewan, termasuk keledai. 

Fakta jika gelandang Chelsea asal Jerman Kai Havertz memelihara keledai banyak ditemukan dalam berbagai wawancara eksklusif. 

Terkait kegemarannya memelihara keledai, Kai Havertz pernah mengklarifikasi lewat wawancara di website resmi Chelsea, chelseafc.com. 

"Ketika saya masih sangat muda, kami memiliki banyak hewan di rumah," katanya. 

"Kami memiliki seekor anjing, kucing, kelinci, marmut, dan ada suatu waktu kami memiliki seekor kuda di taman. Begitulah awal mula kecintaan saya pada hewan," imbuh dia. 

Baca juga: Bursa Transfer Liga Inggris, Chelsea Berencana Kontrak Eden Hazard

Baca juga: Bek Chelsea Ini Gagal Jadi Starter, Klub Italia Bersiap Gaet di Bursa Transfer Januari 2023

Kala itu, dirinya baru mulai mengenal beragam hewan. 

Dirinya yang penyayang ditambah keluarga yang juga akrab dengan hewan, memudahkannya untuk semakin dekat. 

"Di akhir pekan, saya biasa pergi ke hutan di Aachen bersama keluarga saya dengan anjing. Kami semua akan menunggang kuda dan menungganginya selama satu jam di hutan," ucap Kai.

"Saudara perempuan saya sering menunggang kuda, jadi aku sering pergi bersamanya untuk mengawasinya," sambung dia. 

Sementara itu, saat dia ulang tahun, Kai mulai meminta hadiah seekor keledai. 

Alasannya sesederhana hewan tersebut tampak lucu dan menggemaskan untuknya. 

"Ketika saya berumur sekitar sembilan tahun, orang tua saya memberi saya seekor keledai yang menggemaskan untuk ulang tahun saya," terangnya.

"Saya sangat menyukai hewan ini sehingga saya memberi tahu orang tua saya suatu hari nanti bahwa saya ingin memiliki keledai atau peternakan dengan keledai," ucap Kai mengenang. 

"Kemudian untuk ulang tahun ke-17 saya, orang tua saya memberi saya koneksi untuk kerja sama dengan organisasi penyelamat keledai," ucap dia.

"Misalnya, jika keledai yang datang dari sirkus atau kebun binatang dan diperlakukan dengan buruk. Anda akan membayar uang setiap bulan dan kemudian orang-orang dari organisasi tersebut akan mencarikan makanan untuk keledai dan menjaganya," katanya. 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved