Berita Lampung

Kemendagri Panggil Pejabat Pemkot Bandar Lampung, Buntut Guru PPPK Mengadu ke Hotman Paris

Kemendagri) panggil kepada sejumlah pejabat Pemkot Bandar Lampung pada Rabu (28/9/2022). Hal ini buntut guru PPPK mengedu ke Hotman Paris.

Editor: Reny Fitriani
instagram@hotmanparisofficial
Perwakilan 1.166 guru PPPK mendatangi pengacara kondang Hotman Paris Hutapea untuk meminta pendampingan hukum terkait gaji yang belum dibayarkan setelah 10 bulan kerja, Senin (26/9/2022). Kemendagri panggil pejabat Pemkot Bandar Lampung, buntut guru PPPK mengadu ke Hotman Paris. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan panggilan kepada sejumlah pejabat Pemerintah Kota atau Pemkot Bandar Lampung pada Rabu (28/9/2022).

Panggilan itu sebagai buntut aksi para guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau guru PPPK yang mengadu ke Hotman Paris terkait gaji yang belum dibayarkan.

Kemendagri melayangkan undangan untuk rapat koordinasi membahas persoalan ini kepada Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana beserta Sekretaris Daerah selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Inspektur Kota, Kepala Dinas Pendidikan. Kemudian Kepala BPKAD dan Kepala BKD Kota.

Berdasarkan surat undangan yang diterima Tribun, rapat tersebut akan dilaksanakan pada Rabu (28/9/2022) ini di Kantor Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Jakarta Pusat.

Surat tersebut dibuat tanggal 26 September 2022 dan ditandatangani Sekretaris Dr Muhamad Nur.

Baca juga: Dua Bocah Tersambar Petir di Pesawaran Lampung, Ibu Histeris Lihat Anak Terbaring di Puskesmas

Baca juga: Tingkatkan Kemampuan, 10 Penyandang Disabilitas di Pringsewu Ikuti Pelatihan Membatik

Pihak yang diundang ini diminta untuk membawa dokumen LK tahun 2021, DIPA APBD tahun 2022 dan Peraturan Wali Kota Terkait.

Dalam surat juga disebutkan agar kehadiran pihak-pihak yang diundang tidak diwakilkan.

Ini mengingat pentingnya rapat tersebut.

Seperti diketahui, pada Senin (26/9/2022), sejumlah guru PPPK Kota Bandar Lampung mendatangi pengacara kondang Hotman Paris Hutapea ke Jakarta untuk meminta pendampingan hukum terkait gaji yang belum dibayar selama 10 bulan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Seorang perwakilan guru PPPK menuturkan, sebanyak 1.166 guru PPPK telah diangkat pada November 2021.

Kemudian mereka mendapat SK PPPK pada Juli 2022.

Namun sampai saat ini mereka belum mendapatkan Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) sehingga belum mendapat gaji.

SPMT merupakan dasar penggajian PPPK. Guru-guru yang sudah mengajar cuma dibayar dengan dana BOS sekolah yang nilainya bervariasi mulai Rp 150 ribu.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana memberikan penjelasan terkait persoalan gaji PPPK ini di kolom komenter sosial media.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved