Liga Inggris

Chelsea Vs Crystal Palace, Ujian Perdana Graham Potter

Chelsea bakal meladeni Crystal Palace dalam laga Liga Inggris pada Sabtu 1 Oktober 2022 ini.

Editor: Gustina Asmara
Instagram.com/@chelseafc
Pelatih baru Chelsea, Graham Potter. 

Tribunlampung.co.id - Chelsea bakal meladeni Crystal Palace dalam laga Liga Inggris pekan ini.

The Eagles (julukan Crystal Palace) bakal jadi ujian pertama bagi manajer anyar Chelsea yaitu Graham Potter.

Eks manajer Brighton and Holve Albion itu datang menggantikan Thomas Tuchel yang dipecat pada awal September lalu.

Di bawah arahan Tuchel, Chelsea bertengger di posisi ke-7 dengan 10 poin.

Graham Potter sendiri tentu masih diliputi banyak tanda tanya, terutama karena ia menggantikan Thomas Tuchel yang mempersembahkan gelar UCL bagi Chelsea.

Baca juga: Bursa Transfer Liga Inggris, Chelsea Terpikat Pemain Muda Fulham Luke Harris

Baca juga: Bursa Transfer Liga Inggris, Chelsea Berencana Kontrak Eden Hazard

Pertandingan pertama Potter di Chelsea sendiri sudah berlangsung pada saat The Blues ditahan imbang oleh RB Salzburg di Liga Champions.

Sejumlah keputusan mengejutkan seperti mencadangkan Koulibaly dan Fofana, kemudian memasang Raheem Sterling sebagai wing back dilakukan oleh Potter.

Keputusan itupun dipertanyakan oleh mantan pemain Chelsea, William Gallas. 

"Itu masalah. Ketika saya melihat Sterling bermain sebagai bek sayap kiri, saya tidak mengerti," kata mantan bek Arsenal dan Chelsea itu.

“Sulit bagi saya untuk memahami mengapa dia ingin bereksperimen dengan sesuatu seperti ini, terutama di pertandingan Liga Champions.”

“Anda bermain di kandang dan Anda menempatkan Cucurella sebagai bek tengah, Anda memiliki Fofana di bangku cadangan dengan Koulibaly, Chalobah di bangku cadangan, dan Anda menempatkan Sterling sebagai kiri- Saya tidak mengerti.”

“Pada akhirnya, mereka tidak mendapatkan hasil yang baik, mereka bermain imbang 1-1. Orang akan selalu menilai hasilnya, dan pertanyaannya adalah mengapa dia menempatkan kedua pemain itu di posisi itu.”

Graham Potter saat itu tentu masih mencoba untuk meraba skuad terbaiknya.

Namun setelah mendapatkan jeda 3 pekan (Jeda Internasional + Masa Berkabung), Potter tentu tak punya alasan lain untuk tak bisa tampil dengan formasi terbaiknya.

Halaman
123
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved