Berita Lampung

Dinas Perikanan Mesuji Bakal Tebar Benih Ikan di Area Konservasi

Menurut Kepala Bidang Tangkap Dinas Perikanan Mesuji Sumarsono adanya area konservasi untuk memaksimalkan upaya restoking benih ikan air tawar.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/M Rangga Yusuf
Kepala Bidang Tangkap Dinas Perikanan Mesuji Sumarsono. Dinas Perikanan Mesuji bakal tebar benih ikan di Area konservasi. 

Tribunlampung.co.id, Mesuji - Area konservasi bakal disiapkan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Mesuji, sebagai upaya mengembalikan ekosistem ikan di perairan sungai Mesuji.

Menurut Kepala Bidang Tangkap Dinas Perikanan Mesuji Sumarsono mewakili Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mesuji Ripriyanto, Minggu (2/10/2022), adanya area konservasi itu untuk memaksimalkan upaya restoking benih ikan air tawar nantinya.

"Upaya ini sebenarnya telah kita lakukan dan bakal kita lanjutkan di tahun 2022," ujarnya.

Nantinya, terus dia, penyebaran bibit ikan air tawar di area konservasi itu bakal dipantau perkembangannya.

Serta bakal dijaga bersama oleh masyarakat sekitar atau Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) di suatu daerah setempat.

Baca juga: 733 Personel Gabungan Dikerahkan pada Operasi Zebra Krakatau 2022 di Lampung

Baca juga: Patroli Presisi, Polsek Negeri Besar Sasar Titik Rawan di Jalan Poros Kaliawi Way Kanan

Penjagaan itu diperlukan, ungkap Sumarsono agar benih ikan dapat tumbuh dengan baik.

Sehingga diharapkan nantinya menjadi mata pencaharian bagi para nelayan di Kabupaten Mesuji.

"Jadi proses pengawas itu untuk membiarkan bibit ikan besar dengan sendirinya,"

"Kemudian hasilnya pun nanti dapat dirasakan bagi masyarakat sekitar,"  sambungnya.

Selain dari pada itu, proses restoking juga sebenarnya dapat mengedukasi masyarakat sekitar.

Agar masyarakat sekitar dapat melakukan pola tangkap ramah lingkungan.

"Yang jelas secara perlahan kita ajak masyarakat kalau cara menangkap dengan alat strum, putas dan lainya itu tidak ramah lingkungan," jelasnya.

Ditambah pola tangkap itu sendiri dapat merusak lingkungan sekitar.

Serta berdampak buruk pada hasil ikan di perairan sungai Mesuji.

Sumarsono menambahkan pola tangkap tidak ramah lingkungan seperti setrum sangat tidak baik bagi ekosistem perairan di Kabupaten Mesuji.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved