Berita Lampung

Terlalu Banyak Merek Kopi Khas Lampung Bikin Wisatawan Kebingungan

Brand atau merek dari kopi bubuk hasil olahan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Lampung diklaim sudah terlalu banyak.

Dok Tribun Lampung
Salah satu pedagang kopi bubuk di TPS Pasar Smep, Bandar Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Brand atau merek dari kopi bubuk hasil olahan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Lampung diklaim sudah terlalu banyak.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Elvira Umihanni saat diwawancara di Bandar Lampung, Jumat (7/10/2022).

Menurut Elvira, lebih dari 300 merek kopi bubuk sudah tersebar di pasar Lampung.

Jumlah tersebut dinilai terlalu banyak untuk dipatenkan sebagai produk kopi bubuk asli Lampung.

Termasuk juga terlalu banyak untuk persaingan produk dengan kondisi pasar lokal.

"Jumlah itu baru dihitung dari merek kopi bubuk yang terdata saat kegiatan Kopi Lampung Begawi 2022," kata dia.

Elvira mengatakan, perampingan merek dari kopi bubuk di Lampung sudah mulai dilangsungkan.

Salah satu prosesnya kurasi produk UMKM kopi bubuk dengan jenis robusta.

Kurasi adalah proses penilaian suatu produk untuk menjaga nilai serta dikelola untuk dapat dikembangakan.

"Ini dilakukan setelah melihat, banyak wisatawan yang datang ke Lampung," ujarnya

"Di toko oleh-oleh, kadangan tidak hanya menjual satu jenis kopi bubuk saja. Mereka (wisawatan) kemudian kebingungan mana kopi yang asli Lampung, mana yang enak dan sebagainya, maka dari itu, kopi bubuk olahan UMKM akan dikurasi," jelas dia.

Proses kurasi, masih kata Elvira, dilakukan secara komprehensif dengan keterlibatan pemerintah daerah hingga para pakar.

"Dari kabupaten melakukan kurasi produk kopi bubuk olahan UMKM, setelah itu , masing-masing pemerintah kabupaten menyerahkan brand dari kopi bubuknya ke pemerintah provinsi," jelas dia.

"Povinsi akan menilai dengan bantuan para pakar," lanjut dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved