Banjir di Semaka Tanggamus

50 Hektar Sawah Siap Panen Terendam Banjir di Semaka Lampung

 50 hektar sawah di Pekon Karang Anyar, Kec. Wonosobo terendam banjir.

Tayang:
Penulis: Dickey Ariftia Abdi | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Dickey Ariftia Abdi
50 hektar sawah di Pekon Karang Anyar, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus terendam banjir dengan kondisi tanama siap panen. 

Tribunlampung.co.id, Tanggamus - Banjir akibat luapan air Way Semaka selain menggenangi Kecamatan Semaka juga merendam Pekon Karang Anyar, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus Lampung.

Banjir di Pekon Karang Anyar, Kecamatan Wonosobo Tanggamus Lampung merendam kawasan pemukiman dan areal persawahan.

Kecamatan Semaka dan Wonosobo Tanggamus Lampung memang bersebelahan yang dipisahkan sungai Way Semaka, dan beberapa pekon yang ada di sepanjang sungai itu kini kebanjiran.   

Untuk banjir di Pekon Karang Anyar Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus ini merendam pemukiman warga, areal pertanian serta jalan utama pekon.

Menurut Indar Friantoro selaku Kepala Pekon Karang Anyar, daerah Pekon Karang Anyar merupakan daerah yang paling rendah dari pekon lainnya. 

"Karena Karang Anyar ini merupakan pekon yang paling bawah kalau di atas banjir pasti yang bawah juga ikut kena," katanya. 

Baca juga: Humas Polda Lampung Bakti Sosial pada Masyarakat Sambut Hari Jadi Humas ke-71

Baca juga: SMPN 2 Semaka jadi Titik Terparah Banjir di Pekon Garut Tanggamus Lampung

Ia juga mengungkapkan, semua banjir yang terjadi di daerah tersebut dapat dipastikan akan mengalir juga ke beberapa pekon lain. 

Iya juga mengatakan, akibat banjir ini masyarakat Pekon Karang Anyar mengalami kerugian. 

Kerugian terbanyak dari sektor pertanian yang di Pekon Karang Anyar tersebut. 

Sebab Pekon Karang Anyar memiliki lahan pertanian yang cukup luas. 

"Karena kan didaerah sini banyak yang mulai mau panen kemungkinan akan gagal panen," kata Kakon. 

Kemudian selain tanaman padi tersebut, para warga Pekon Karang Anyar ini juga mengalami kerugian dari tanaman palawija yang juga ikut terendam. 

Tanaman palawija yang ada di Pekon Karang Anyar ini berupa tanaman cabai dan juga jenis sayur-sayuran. 

Kakon Karang Anyar mengatakan, akibat terendam banjir tersebut dapat dipastikan akan mengalaminya gagal panen juga. 

Menurut keterangan dari Kakon Karang Anyar, lahan pertanian yang terancam gagal panen tersebut luasnya sekitar 50 sampai 60 hektar. 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved